x

Keren! UPI Raih Tiga Penghargaan Kehumasan Nasional

Laporan: Asep Awaludin

4 minutes reading
Saturday, 17 Oct 2026 21:04 38

TODAYNEWS.ID — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meraih tiga penghargaan kehumasan pada Oktober 2026 melalui ajang 6th TOP GPR Awards 2026 dan The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026.

Capaian tersebut meliputi penghargaan untuk kategori perguruan tinggi negeri, pengelolaan media sosial Instagram, serta karya praktisi kehumasan. Penghargaan ini menjadi evaluasi bagi UPI untuk terus meningkatkan mutu komunikasi publik berbasis informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pada 6th TOP GPR Awards 2026 yang diselenggarakan GPR Institute pada Selasa (13/10/2026) di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, UPI menerima penghargaan kategori Perguruan Tinggi Negeri. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., didampingi Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., serta Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik (KKIPP) UPI, Vidi Sukmayadi, Ph.D., beserta jajaran.

Berdasarkan pemaparan GPR Institute, penilaian dilakukan melalui tiga aspek, yaitu digital awareness, media digital dan laman web, serta media sosial. Penelitian jejak digital yang dilakukan pada Mei–Juli 2026 mencatat 34.700 ulasan, rata-rata 60.500 pencarian pengguna internet setiap bulan, 1.102 pemberitaan, serta 3.987.389 kunjungan ke laman resmi UPI selama satu tahun terakhir.

Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama tim kehumasan universitas.

“Penghargaan ini bukanlah merupakan penghargaan semata bagi Rektor, ini adalah penghargaan bagi insan humas Universitas Pendidikan Indonesia,” ujar Rektor UPI.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan komunikasi dalam penyelenggaraan perguruan tinggi. Berbagai isu pendidikan tinggi perlu dipantau dan ditangani secara tepat agar informasi mengenai kebijakan, program, maupun persoalan institusi dapat disampaikan secara proporsional kepada masyarakat. Komunikasi yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, termasuk ketika institusi sedang melaksanakan program yang bermanfaat.

Sebelumnya, pada Kamis (8/10/2026), UPI melalui KKIPP menerima dua penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 di Kompleks Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah.

UPI meraih silver winner kategori Kanal Digital subkategori Media Sosial untuk pengelolaan akun Instagram @UPIOfficial. Pada ajang yang sama, Yudhit Anatha, S.Pd., memperoleh bronze winner kategori Kartini Humas Indonesia generasi milenial melalui karya bertema perempuan humas dan pangan lokal.

Karya Yudhit mengangkat pangan lokal dalam kaitannya dengan kedaulatan pangan nasional dan pembangunan berkelanjutan. Sementara itu, penghargaan untuk Instagram UPI berkaitan dengan pengelolaan kanal digital sebagai ruang komunikasi publik.

Pengelolaan media sosial tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan pengumuman, tetapi juga perlu menghadirkan konten yang informatif, relevan, dan memberi nilai bagi audiens.

Dalam konteks penyelenggaraan AHI 2026, Humas Indonesia mengusung tema “Membangun Transparansi, Menguatkan Kepercayaan Publik” dengan tiga kriteria utama, yaitu dampak nyata (impact), orisinalitas (authenticity), dan keterukuran (measurability). Kriteria tersebut menjadi konteks penilaian AHI dan tidak dapat serta-merta disamakan dengan metodologi GPR Awards.

Kepala KKIPP UPI, Vidi Sukmayadi, Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang terlibat dalam pencapaian tersebut. Ia mengingatkan bahwa penghargaan perlu menjadi pemacu evaluasi dan pembelajaran, bukan tujuan akhir dari pekerjaan kehumasan.

“Pertama dan utama, Alhamdulillah, hatur nuhun pada tim KKIPP karena anugerah ini adalah refleksi dari kerja keras dan kreatif seluruh unsur tim. Tentunya, apa yang dicapai saat ini jangan menjadi muara kepuasan, tetapi menjadi jembatan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas dalam menjalankan komunikasi publik. Selain itu, semoga capaian ini dapat menjadi salah satu kado manis untuk UPI yang genap tujuh puluh dua tahun di tahun 2026 ini,” tutup Vidi.

Capaian tahun 2026 ini melanjutkan rekam jejak kehumasan UPI di tingkat nasional. Pada 2024, UPI masuk enam besar nominasi terbaik Anugerah Media Humas pada kategori kampanye komunikasi publik, siaran pers media daring, dan media sosial. Meskipun berbeda ajang dan kategori penilaian, capaian tersebut menunjukkan bahwa kerja kehumasan UPI telah mengikuti sejumlah kompetisi komunikasi publik nasional.

Ke depan, UPI berupaya untuk melanjutkan evaluasi pengelolaan kanal digital dengan memperhatikan kualitas dan akurasi informasi, relevansi konten bagi sivitas akademika dan masyarakat, respons terhadap pertanyaan publik, serta keterukuran hasil komunikasi. Evaluasi berkala terhadap data analitik dan dampak konten dapat menjadi dasar untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih terarah, sekaligus menjaga keterbukaan informasi dan kualitas pelayanan publik universitas. ***

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA