x

Komisi X Minta Sekolah Tak Nekat Gelar Tatap Muka Saat Gunung Berapi Aktif

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Sep 2026 23:00 29 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, meminta pihak sekolah tidak memaksakan pembelajaran tatap muka di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sejumlah gunung api lainnya.

Lalu menegaskan keselamatan dan kesehatan siswa, guru, serta seluruh warga sekolah harus menjadi prioritas. Karena itu, sekolah diminta mengikuti kebijakan pemerintah daerah apabila pembelajaran jarak jauh (PJJ) diberlakukan.

“Harapannya adalah tentu keselamatan, kesehatan seluruh siswa-siswi dan guru beserta seluruh keluarga besar sekolah menjadi prioritas utama. Nah, ini yang kami tekankan,” kata Lalu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menurut dia, penerapan PJJ di sejumlah daerah menjadi langkah antisipasi agar proses belajar mengajar tetap berjalan tanpa mempertaruhkan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Jangan memaksakan jika Anak Krakatau ini masih aktif, maupun di gunung-gunung yang hari ini aktif, termasuk yang ada di NTT,” tegasnya.

Lalu mengatakan perhatian pemerintah juga perlu diperluas ke daerah lain yang berada di sekitar gunung berapi aktif. Salah satunya wilayah sekitar Gunung Semeru yang juga masih menjadi perhatian.

“Di daerah seputaran Semeru juga kami minta Mendikdasmen untuk memonitor itu,” ujarnya.

Ia meminta sekolah mematuhi instruksi PJJ yang dikeluarkan pemerintah daerah (pemda), baik di tingkat kabupaten, kota maupun provinsi.

“Kemudian kepada pihak sekolah, kalau instruksinya PJJ oleh pemerintah daerah, baik kabupaten, kota, maupun provinsi, tolong dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Lalu.

Lalu menilai PJJ bukan berarti proses pendidikan harus berhenti. Sebaliknya, pembelajaran jarak jauh dapat menjadi solusi agar siswa tetap mendapatkan pendidikan ketika kondisi di lapangan belum memungkinkan untuk belajar secara langsung.

“PJJ merupakan salah satu alternatif agar proses belajar mengajar ini tidak terhenti, sehingga anak-anak kita tetap bisa menimba ilmu walaupun melalui pembelajaran jarak jauh,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia telah memiliki pengalaman menerapkan PJJ selama pandemi Covid-19. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung di tengah situasi bencana.

“Kita sudah punya pengalaman di Covid kemarin, dan alhamdulillah tidak ada angka keterlambatan di dalam proses belajar mengajar tersebut,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
3 days ago
3 days ago
6 days ago
6 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor