Analis Politik Citra Institute, Efriza. Foto: Dok Pribadi TODAYNEWS.ID – Merujuk survei Poltracking Indonesia, tren kepuasan publik kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka alami penurunan di media 2026.
Jika dicermati, Oktober 2025 lalu merujuk Poltracking Indonesia bahwa kepuasan Prabowo-Gibran berada di angka 78 persen.
Tetapi pada Maret 2026, kepuasan Prabowo-Gibran di angka 74 persen.
Kemudian, merosot kembali, bulan Mei turun sedikit di 70 persen, dan bulan Juli mengalami penurunan cukup signifikan dan terkonfirmasi di Agustus merosot hingga 55,1 persen.
“Ini menunjukkan, dari Maret sampai dengan Agustus, selama 6 bulan mengalami penurunan drastis sebesar 18,9 persen dari 74 persen hingga 58 persen,” kata pengamat politik, Efriza kepada TODAYNEWS, Selasa (1/9/2026).
Jika ditelusuri penurunan kepuasan publik terutama dipicu oleh realitas yang langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti tekanan ekonomi, harga kebutuhan pokok yang meningkat .
Kemudian, peningkatan pengeluaran rumah tangga, dan sulitnya lapangan kerja.
Persoalan ini juga ditambah dengan realitas implementasi program prioritas seperti MBG dan KDMP yang ternyata malah menjadi masalah.
“Ditambah pula kenyataan persepsi publik rendah terhadap kinerja menteri, penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi,” ujarnya.
Data tren penurunan kepuasan publik bahwa dari Survei Poltracking Agustus 2026 mencatat kepuasan terhadap pemerintah berada di 55,1%.
Sementara kepuasan terhadap bidang hukum dan pemberantasan korupsi berada di bawah 50%.