x

KPK Kejar Selisih SGD 2.000 dalam Pengembalian Amplop ke Raja Juli

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Agu 2026 08:01 31 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — KPK akan memeriksa ajudan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam perkara yang menjerat Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Amby. Penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana.

Kedua saksi tersebut akan dimintai keterangan mengenai proses pengembalian uang kepada Raja Juli. KPK ingin mengetahui penyebab munculnya selisih antara uang yang diberikan dan uang yang dikembalikan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik membutuhkan keterangan pihak yang mengetahui proses tersebut. Pemeriksaan juga akan mendalami mekanisme pengembalian uang melalui ajudan Menteri Kehutanan.

“Terutama soal jumlah pengembalian yang ada selisih dari jumlah yang diberikan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (12/8/2026). Keterangan tersebut diperlukan untuk memperjelas alur uang dalam perkara tersebut.

KPK mencatat uang yang diberikan Suhardiman kepada Raja Juli berjumlah SGD 14.000. Namun, uang yang kemudian dikembalikan hanya sekitar SGD 12.000.

Perbedaan tersebut membuat penyidik menelusuri keberadaan SGD 2.000. KPK juga mencari pihak yang mengetahui proses pemberian hingga pengembalian uang tersebut.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein sebelumnya mengatakan penyidik telah menelusuri asal uang tersebut. Penyidik juga meminta keterangan para petani yang tergabung dalam KUD di Kabupaten Kuansing.

Menurut Taufik, para petani membenarkan adanya pengumpulan uang sebesar SGD 14.000. “Sebagian besar dari petani-petani yang tergabung di KUD membenarkan bahwa itu sudah terkumpul sebesar SGD 14.000,” ujar Taufik, Senin (10/8/2026).

KPK kemudian menemukan uang sebesar SGD 12.000 dan menyitanya sebagai barang bukti. Penyidik masih mencari keberadaan SGD 2.000 yang menjadi selisih dari jumlah tersebut.

Uang itu berkaitan dengan pengurusan pelepasan lahan hutan produksi terbatas atau HPT. KPK masih mendalami rangkaian pemberian uang tersebut serta pihak-pihak yang terlibat.

Selain amplop SGD 14.000, penyidik menemukan dugaan pemberian uang lainnya. Suhardiman diduga menyerahkan SGD 12.500 kepada pejabat di Kementerian Kehutanan.

KPK masih mendalami dugaan pemberian SGD 12.500 tersebut. Penyidik juga akan menentukan perkembangan perkara berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan pembuktian.

Taufik mengatakan pemanggilan Raja Juli Antoni nantinya bergantung pada kebutuhan penyidikan. Ia menegaskan pemeriksaan terhadap Menteri Kehutanan bukan persoalan keberanian, melainkan bagian dari proses pembuktian perkara.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
21 hours ago
1 day ago
3 days ago
5 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor