x

Pemerintah Siapkan Uji Coba Solusi Atasi Kemacetan di Gilimanuk

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Jul 2026 12:45 75 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Pemerintah menyiapkan serangkaian langkah untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, khususnya saat periode libur panjang. Sejumlah solusi bahkan telah siap diuji coba guna mencegah terulangnya antrean panjang seperti saat arus mudik Lebaran yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan saat ini pemerintah sudah siap melakukan uji coba sejumlah solusi untuk menyelesaikan kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk.

“Kasus kemacetan saat arus mudik Lebaran yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi menjadi studi kasus yang sangat serius dan saat ini sedang dicarikan solusi, bahkan sejumlah langkah sudah siap untuk diuji coba,” ucap Menko AHY.

AHY menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali di Denpasar, Senin. Menurutnya, pengembangan infrastruktur dan konektivitas menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat pembangunan Bali secara berkelanjutan.

Ia menilai infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan mampu membuka peluang ekonomi baru. Karena itu, persoalan kemacetan yang rutin terjadi di Pelabuhan Gilimanuk setiap musim libur menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk segera ditangani.

“Bagaimana mengurai kemacetan yang terjadi di masa Natal dan tahun baru dan di masa Lebaran kemarin, terutama ketika berhimpitan antara Hari Raya Nyepi dengan mudik Lebaran, nah ini jangan sampai terulang kembali sekian puluh kilometer terjadi kemacetan kebuntuan,” ujar Menko Infrastruktur.

Untuk jangka pendek, pemerintah akan meningkatkan kapasitas pelabuhan, termasuk mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pelabuhan pendukung. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga akan diperkuat agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak menyebabkan antrean total yang berisiko menimbulkan kelelahan maupun kecelakaan.

“Yang pertama adalah meningkatkan kapasitas pelabuhan, baik di Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk, kemudian mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang,” kata Menko Infrastruktur.

Pemerintah juga berencana menambah kapasitas armada penyeberangan yang dioperasikan ASDP maupun operator lainnya, baik melalui penambahan jumlah kapal maupun peningkatan ukuran armada.

“Saat kemacetan parah pada masa Lebaran lalu sempat diterapkan sistem TBB (Tiba–Bongkar–Berangkat), mekanisme ini juga terus dievaluasi sebagai bagian dari penyempurnaan kebijakan,” ucapnya.

Selain menyiapkan solusi jangka pendek, pemerintah juga akan mengembangkan sistem transportasi multimoda sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas kawasan.

Langkah tersebut tidak hanya diterapkan di Pelabuhan Gilimanuk, tetapi juga di Pelabuhan Ketapang agar kapasitas kedua pelabuhan meningkat dan mampu melayani pergerakan penumpang maupun logistik secara lebih optimal.

“Kombinasi seluruh langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kemacetan lalu lintas yang selama ini menghambat mobilitas manusia, barang, dan jasa, sekaligus mencegah berbagai dampak lain seperti kelelahan, dehidrasi, hingga gangguan kesehatan masyarakat akibat antrean panjang,” ujar Menko Infrastruktur.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
13 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor