x

Kemnaker Perkuat Analisis Pasar Kerja via AI

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Jul 2026 09:28 71 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat analisis pasar kerja serta perencanaan program pelatihan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Langkah ini dilakukan untuk mendukung kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adaptif, berbasis data, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan perkembangan teknologi digital, khususnya AI, telah menjadi penggerak utama perubahan dalam dunia kerja, sistem pembelajaran, hingga proses penyusunan kebijakan publik.

“Mandat besar Kemnaker adalah memastikan tenaga kerja kita tidak tertinggal. Tantangannya bukan sekadar menyediakan pelatihan, tetapi memastikan pelatihan tersebut relevan dengan perkembangan industri. Di sinilah peran AI menjadi krusial,” ujar Cris dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurutnya, terdapat empat peran penting AI dalam mendukung ekosistem ketenagakerjaan. Teknologi tersebut mampu memetakan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri secara cepat, mengidentifikasi kesenjangan kompetensi yang perlu segera dipenuhi, menyusun perencanaan pelatihan yang adaptif sesuai kebutuhan industri, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, bukan sekadar asumsi.

Meski demikian, Cris menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat pendukung. Keberhasilan transformasi ketenagakerjaan tetap sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi perubahan.

Ia menambahkan, aparatur pemerintah maupun tenaga kerja harus memiliki pola pikir yang adaptif serta semangat belajar secara berkelanjutan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi.

“Mari jadikan AI sebagai mitra strategis untuk meningkatkan layanan publik, memperkuat efektivitas organisasi, dan mendongkrak daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Cris juga optimistis Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan lompatan dalam pembangunan sektor ketenagakerjaan. Menurut dia, potensi tenaga kerja yang melimpah, semangat gotong royong, serta budaya belajar digital perlu dipadukan dengan pemanfaatan teknologi AI agar mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang semakin unggul.

“Modal besar berupa jumlah tenaga kerja yang melimpah, semangat gotong royong, dan budaya belajar digital harus dipadukan secara apik dengan kekuatan teknologi AI,” kata dia.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

23 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor