x

PBSI Rombak Komposisi Ganda, Apriyani Rahayu Diproyeksikan ke Ganda Campuran

waktu baca 4 menit
Senin, 29 Jun 2026 15:20 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — PP PBSI melakukan penataan ulang komposisi pemain di sektor ganda campuran dan ganda putri sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing tim nasional.

Langkah ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet, kebutuhan regenerasi, serta upaya memperdalam kekuatan skuad Indonesia di level internasional.

Salah satu keputusan terbesar adalah memindahkan peraih medali emas Olimpiade, Apriyani Rahayu, ke sektor ganda campuran. Apriyani akan berduet dengan Dejan Ferdinansyah dan mendapat kesempatan menjalani program evaluasi selama enam turnamen internasional.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan lintas sektor. Evaluasi dilakukan setelah melihat perkembangan pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari yang dinilai belum memenuhi target tim.

“Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan. Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran,” ujar Rionny dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Rionny menilai Apriyani memiliki modal lengkap untuk beradaptasi di nomor ganda campuran. Pengalaman bertanding di level tertinggi juga diyakini menjadi nilai tambah bagi pebulu tangkis berusia 28 tahun tersebut.

“Apriyani memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik, mampu menjadi playmaker, memiliki jangkauan lapangan yang luas, serta kuat dalam transisi bertahan maupun menyerang. Dari sisi pengalaman dan mental bertanding, dia juga sudah terbukti mampu tampil di pertandingan-pertandingan besar,” jelasnya.

Di sisi lain, Dejan dinilai memiliki karakter permainan yang cocok untuk dipasangkan dengan Apriyani. Kemampuan menyerang dari lini belakang menjadi salah satu alasan utama pemilihan pasangan tersebut.

“Dejan mempunyai kualitas smash yang sangat baik dan mampu mengontrol permainan dari area belakang. Kami melihat karakter bermain mereka saling melengkapi sehingga diharapkan dapat membentuk pasangan yang solid dan kompetitif,” tambah Rionny.

Selain sektor ganda campuran, PBSI juga melakukan perubahan di ganda putri. Ester Nurumi Tri Wardoyo diproyeksikan meninggalkan sektor tunggal putri dan akan dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari.

Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Karel Mainaky, menyebut perubahan itu dilakukan untuk memperkuat kedalaman tim. Menurutnya, Indonesia membutuhkan pasangan pelapis yang mampu bersaing secara konsisten di level dunia.

“Saat ini kami sudah memiliki tiga pasangan utama yang menunjukkan konsistensi prestasi. Namun, kami juga harus menyiapkan pelapis yang memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional. Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri,” kata Karel.

Karel menilai Ester mempunyai karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan ganda putri modern. Ia juga meyakini kombinasi Ester dan Lanny dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif.

“Ester memiliki power yang baik dari belakang, smash yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan melakukan transisi yang sangat baik. Modal tersebut sangat penting dalam pola permainan ganda putri saat ini,” ungkap Karel.

Ia menjelaskan Lanny dipilih karena memiliki kemampuan mengatur permainan di depan net. Perpaduan kreativitas Lanny dan kekuatan Ester diharapkan menghasilkan keseimbangan dalam permainan.

“Lanny memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan, mampu mengatur tempo dan membuka peluang serangan. Kami berharap perpaduan kekuatan Ester di belakang dengan kreativitas Lanny di depan dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif,” ujarnya.

PBSI memastikan kedua pasangan baru tersebut akan mendapatkan waktu untuk beradaptasi sebelum dievaluasi. Apriyani/Dejan akan menjalani evaluasi setelah enam turnamen, sedangkan Ester/Lanny dievaluasi usai lima turnamen.

“Kami ingin memberikan waktu yang cukup kepada setiap pasangan untuk beradaptasi. Evaluasi akan dilakukan secara objektif, mulai dari chemistry, pola komunikasi, adaptasi taktis, hingga konsistensi performa di pertandingan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kelanjutan program dan arah pembinaan berikutnya,” tutup Rionny.

Sementara Karel menambahkan, “Kami juga akan melihat perkembangan Ester dan Lanny secara menyeluruh selama lima turnamen. Fokus kami bukan hanya hasil pertandingan, tetapi juga perkembangan kerja sama, adaptasi teknis, dan potensi mereka sebagai pasangan jangka panjang.”

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
9 hours ago
1 day ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor