x

Timnas Basket U18 Indonesia Akhiri SEABA Qualifiers 2026 di Posisi Keempat

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 09:51 29 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Timnas Basket U18 Putra Indonesia harus menutup perjuangannya di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Indonesia kalah 70-81 dari Malaysia pada laga perebutan peringkat ketiga yang berlangsung di Chan Ka Pho Gymnasium, Minggu (14/6/2026).

Kekalahan tersebut membuat Indonesia mengakhiri turnamen di posisi keempat. Sementara Malaysia berhasil merebut peringkat ketiga sekaligus membalas kekalahan yang mereka alami saat fase grup.

Sebelumnya, Indonesia sempat mengalahkan Malaysia dengan skor 65-55 pada pertemuan pertama. Namun pada laga penentuan kali ini, Malaysia tampil lebih efektif dan mampu membalikkan keadaan.

Meski gagal membawa tim meraih kemenangan, Steven Sebastian tampil menonjol sepanjang pertandingan. Ia membukukan double-double dengan koleksi 24 poin, 14 rebound, dan 4 assist.

Indonesia sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Tim asuhan Ismael berhasil mengendalikan kuarter pertama dan menutup periode pembuka dengan keunggulan 19-14.

Malaysia mulai memberikan perlawanan pada kuarter kedua. Mereka mencetak 22 poin, sedangkan Indonesia menghasilkan 19 angka sehingga keunggulan Merah Putih menipis menjadi 38-36 saat turun minum.

Memasuki kuarter ketiga, pertandingan berjalan semakin ketat. Indonesia menambah 15 poin, tetapi Malaysia tampil lebih produktif dengan mencetak 20 angka untuk berbalik unggul 56-53.

Momentum pertandingan kemudian sepenuhnya berada di tangan Malaysia pada kuarter terakhir. Mereka mampu menjaga konsistensi permainan dan terus menekan pertahanan Indonesia.

Malaysia menutup kuarter keempat dengan tambahan 25 poin. Sementara Indonesia hanya mampu menghasilkan 17 angka sehingga harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 70-81.

Pelatih Timnas Basket U18 Putra, Ismael, menilai timnya kehilangan konsistensi dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan. Ia menyebut sejumlah penyesuaian tak berjalan sesuai rencana selama pertandingan.

“Konsistensi bermain secara tim belum terjaga dengan baik dan beberapa adjustment tidak dilakukan dengan disiplin,” ujar Ismael mengutip dari PP PERBASI.

Menurut Ismael, performa beberapa pemain juga belum memenuhi harapan tim pelatih. Kondisi tersebut berdampak pada keseimbangan permainan baik saat menyerang maupun bertahan.

“Ada beberapa pemain yang tidak sesuai dengan ekspektasi kami dan juga konsistensi dalam hal offense dan defense,” lanjutnya.

Meski gagal finis di tiga besar, Indonesia tetap membawa catatan positif dari turnamen ini. Mayoritas pemain dalam skuad masih berusia di bawah 18 tahun, termasuk Steven Sebastian, Bryan Jonathan, Fathy Muhammad Zhafif, Sean Jason Nathan, Chimaobi Nzekwue, Miracle Christiano, Orlando Timothy, dan Muhamad Fakhrizal.

Ismael menilai pengalaman bertanding di level internasional menjadi modal berharga untuk perkembangan mereka.

“Sangat bagus untuk mereka, sebuah pengalaman dan pelajaran berharga untuk mereka bermain di ajang ini. Kedepannya beberapa pemain masih bisa memperkuat timnas di ajang berikutnya,” kata Ismael.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
1 day ago
1 day ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor