x

Rupiah Lemah Ancam Industri, DPR: Jangan Jadikan Konflik Global Sebagai Alasan

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 19:00 50 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo, mengingatkan pemerintah agar tidak bersembunyi di balik alasan konflik Timur Tengah dalam menghadapi tekanan ekonomi nasional, terutama terkait nilai tukar rupiah yang semakin terhadap dolar AS.

Pasalnya kata Yoyok, pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus Rp18 ribu per dolar AS sebagai ancaman nyata bagi sektor industri.

Menurutnya dampak kenaikan dolar dapat memukul sektor industri secara bertubi-tubi, seperti biaya impor bahan baku melonjak, harga pokok produksi naik, sementara daya beli masyarakat terus merosot.

Hal itu disampaikan Yoyok dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/6/2026).

“Janganlah kita mengambil alasan konflik sana, enggak usah. Kita lihat realitas sekarang, dolar kita sudah Rp18.000 sekian. Kalau dolar sudah naik, sudah pasti sektor industri kena,” kata Yoyok di ruang rapat Komisi VII DPR.

Sebab itu, legislator dari Dapil Jateng X itu menilai kondisi ini bukan sekadar siklus biasa, melainkan krisis nyata yang membutuhkan langkah luar biasa dari pemerintah.

Lebih jauh, Yoyok pun mendorong pemerintah mengambil sejumlah langkah konkret, yakni menjaga stabilitas biaya produksi manufaktur, menyelamatkan rantai pasok, memaksimalkan penggunaan bahan baku lokal, serta mendorong pelonggaran bea masuk untuk bahan baku impor.

Ia juga mendorong Kemenperin berkoordinasi lebih aktif dengan kementerian dan lembaga lain, termasuk Bank Indonesia.

“Kalau memang dolar menghajar kita, tinggalkan. Kita masih bisa pakai RMB, masih bisa pakai Yuan, masih bisa pakai yang lain. Kita negara besar, kenapa harus takut,” tegasnya.

Lebih lanjut, terkait importir bahan baku, Yoyok mendesak pemerintah mengawasi ketat para importir serta memaksa industri beralih ke bahan baku lokal apabila substitusi tersebut memungkinkan.

Langkah ini menurutnya penting dilakukan agar tidak ada pihak yang justru memanfaatkan situasi krisis untuk kepentingan sendiri.

“Bisa tidak Bapak mewajibkan seluruh sektor industri meningkatkan penggunaan bahan baku lokal? Kalau dalam negeri masih ada, kenapa tidak dipaksa saja? Situasi lagi sulit bareng, jangan sampai ada yang memanfaatkan,” tegasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
6 days ago
6 days ago
7 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit