x

Putin Sebut Iran Tidak Melakukan Provokasi Sebelum AS-Israel Melancarkan Agresi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Jun 2026 23:57 31 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras aksi agresi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. Putin menegaskan bahwa dirinya tidak melihat adanya provokasi apa pun dari pihak Republik Islam tersebut sebelum perang dimulai.

Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat memberikan penilaiannya mengenai situasi di Iran dalam sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pada hari Jumat (5/6/2026) seperti dilaporkan Press TV.

“Saya tidak melihat adanya provokasi dari Iran,” kata Putin seraya menambahkan, “tidak ada pembenaran untuk serangan ini; Rusia tidak akan tinggal diam sementara nyawa orang tak bersalah terancam.”

Di tengah meningkatnya ketegangan regional, Putin membela stabilitas domestik Iran. Ia menilai prediksi Barat mengenai potensi keruntuhan internal Iran sama sekali tidak terbukti. Sebaliknya, Teheran dinilai berhasil mengatasi krisis saat ini dari dalam.

Menurut Putin, masyarakat Iran justru menjadi lebih bersatu dan solid meskipun tekanan dari pihak asing terus meningkat.

Ia juga mengungkapkan bahwa Iran tidak pernah meminta bantuan militer dari Moskow dan mengatakan bahwa Rusia tidak memasok senjata ke Teheran selama krisis saat ini.

Pemimpin Rusia itu mengatakan, bahwa Moskow memainkan peran aktif dalam meredakan ketegangan pada tahun 2015 dan bersedia membantu lagi.

Putin juga mencatat bahwa Moskow “sedang berhubungan dengan Washington, Teheran, dan Tel Aviv,” termasuk mengenai situasi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr.

“Semua orang meyakinkan kami bahwa ada dampak ledakan bom yang tidak disengaja di dekat stasiun. Semua orang meyakinkan kami bahwa ini hanya kebetulan, dan hal ini tidak akan terjadi lagi.”

Adapun sampai kini, perhatian global masih tertuju pada Iran. Angkatan Bersenjata Iran terus melakukan perlawanan dan memberikan balasan cepat terhadap intervensi militer asing.

Sebagai informasi, pada militer AS dan Israel memulai agresi yang tidak beralasan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Agresi tersebut langsung dibalas cepat oleh Iran dengan meluncurkan rudal dan drone terhadap target militer AS dan Israel di seluruh kawasan.

Sedangkan, pada 8 April gencatan senjata yang dimediasi Pakistan antara Iran dan AS mulai berlaku. Sejak saat itu, Angkatan Bersenjata Iran telah mempertahankan kendali penuh atas Selat Hormuz yang strategis.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 days ago
4 days ago
5 days ago
5 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit