x

Kepemimpinan Nanik S. Deyang di BGN Diuji, Pengamat Soroti Salah Sasaran dan Pemborosan Anggaran MBG

waktu baca 2 menit
Kamis, 4 Jun 2026 20:00 35 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, menilai pergantian kepemimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dari Dadan Hindayana kepada Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru tidak akan memberikan dampak banyak terhadap keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pergantian Dadan ke Nanik, jika dicermati memungkinkan tidak akan terlalu baik dalam pengelolaan MBG ke depannya,” ujar Efriza kepada TODAYNEWS, Kamis (4/6/2026).

Terlebih saat ini Nanik menghadapi tantangan besar atas penurunan sentimen positif dari publik, serta situasi internal BGN yang ditinggalkan Dadan.

Ia memperkirakan kasus yang menyeret Dadan akan membuka kotak pandora bagi persoalan-persoalan lain di sekitarnya.

“Kasus Dadan ini diperkirakan, juga akan menyeruak banyak kasus lain yang mengitarinya, sehingga persoalan ini akan membuat situasi distribusi MBG dan proses program MBG berjalan dengan lancar diyakini akan terganggu” ujarnya.

Sebagai sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua BGN, Nanik dituntut tidak sekadar melanjutkan estafet kepemimpinan, melainkan melakukan reformasi total di internal lembaga.

Efriza menegaskan bahwa Nanik harus bergerak cepat untuk membuktikan kapasitasnya. Jika hanya menggunakan formula lama, kegagalan besar dinilai sedang mengintai.

“Nanik sudah semestinya bergerak cepat menunjukkan ia bukan melanjutkan tetapi membenahi BGN yang karut-marut, karena ia sebelumnya adalah wakil ketua BGN,” tuturnya.

Lebih lanjut, Efriza memperingatkan risiko besar jika tata kelola BGN tidak segera dirombak. Ia mengindikasikan adanya potensi stagnasi hingga ancaman kebocoran uang negara jika prosedur lama tetap dipertahankan.

“Jadi jika ia hanya menjalankan prosedur yang sudah ada, ditengarai pengelolaan MBG hanya akan berjalan ditempat atau malah semakin karut-marut,” tukasnya.

Efriza menambahkan bahwa tanpa pembenahan radikal, pengelolaan MBG sangat memungkinkan memicu terjadinya pemborosan anggaran negara, serta semakin terungkapnya salah sasaran dalam distribusi bantuan makanan bergizi tersebut kepada masyarakat.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit