TODAYNEWS.ID – Fitur avatar WhatsApp tampaknya akan segera menjadi kenangan bagi para pengguna. Aplikasi pesan instan milik Meta Platforms ini dilaporkan mulai menghentikan fitur tersebut, baik untuk pengguna Android maupun iOS.
Penghapusan fitur ini dilakukan secara bertahap. Dengan demikian, satu per satu pengguna akan kehilangan akses ke avatar dalam waktu dekat. Untuk memastikan apakah fitur ini masih tersedia di akun, pengguna bisa langsung mengeceknya melalui menu pengaturan pada bagian avatar.
Menurut laporan WABetaInfo, Senin (4/5), fitur avatar pertama kali diperkenalkan di WhatsApp pada 2022. Melalui fitur ini, pengguna dapat membuat karakter animasi yang dipersonalisasi sesuai keinginan, mulai dari warna latar belakang, ekspresi wajah, gaya rambut, hingga pilihan pakaian.
Selain itu, avatar bisa digunakan sebagai foto profil atau dijadikan stiker untuk dikirim dalam percakapan. Bahkan, WhatsApp sempat menghadirkan berbagai pembaruan guna memperkaya fitur ini agar lebih menarik.
Namun demikian, tampaknya fitur tersebut tidak berhasil menarik minat pengguna secara luas. Tingkat penggunaan yang relatif rendah disebut menjadi alasan utama di balik keputusan Meta untuk menghentikannya. Nantinya, pengguna akan menerima notifikasi yang menginformasikan bahwa avatar tidak lagi bisa diedit.
Tak hanya itu, sistem juga akan secara otomatis menghapus avatar dari profil pengguna. Langkah ini dilakukan agar tidak menimbulkan kebingungan ketika avatar tiba-tiba menghilang.
Perubahan lain yang cukup terasa adalah hilangnya ikon avatar pada keyboard. Artinya, pengguna tidak lagi dapat mengakses atau mengirim avatar sebagai stiker secara langsung dalam chat.
Meski begitu, ada kabar yang sedikit melegakan. Stiker avatar yang sebelumnya sudah dikirim tidak akan ikut terhapus dari percakapan. Bahkan, jika sudah disimpan sebagai favorit, besar kemungkinan stiker tersebut masih bisa digunakan ke depannya.
Dengan langkah ini, WhatsApp tampaknya mulai mengalihkan fokus ke fitur lain yang lebih sering dimanfaatkan pengguna. Karena itu, bagi yang masih gemar menggunakan avatar, sepertinya harus bersiap untuk segera berpisah dengan fitur ini.