x

Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti Permainan Harga di Distributor

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 09:08 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga LPG 3 kg tidak mengalami kenaikan meski harga gas nonsubsidi melonjak signifikan. Pemerintah menegaskan harga resmi tetap stabil, sementara lonjakan di lapangan disebut akibat masalah distribusi.

Bahlil menyampaikan bahwa sejak awal penerapan LPG bersubsidi, harga tidak pernah dinaikkan oleh pemerintah. Kebijakan tersebut tetap dipertahankan hingga saat ini.

“Tapi kalau untuk LPG 3 kilogram, sejak LPG diterapkan tahun 2006, 2007, LPG itu sampai dengan sekarang belum pernah kita naikkan harga dari pemerintah,” ujar Bahlil.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga yang dirasakan masyarakat bukan berasal dari kebijakan resmi. Menurutnya, hal tersebut terjadi di tingkat distributor dan pangkalan.

“Yang ada itu adalah dimainkan harganya di distributor dan pangkalan. Itu kira-kira,” jelasnya.

Bahlil menilai persoalan utama terletak pada tata kelola distribusi. Oleh karena itu, pemerintah berupaya melakukan pembenahan agar subsidi tepat sasaran.

Ia mengingatkan bahwa upaya penataan distribusi sempat dilakukan pada Februari 2025. Namun, kebijakan tersebut memicu kepanikan di masyarakat.

“Dulu kalian masih ingat kan tahun 2025 Februari. Yang kalian-kalian juga hajar saya kan waktu itu. Itu waktu itu saya mau tata untuk betul-betul yang subsidi itu adalah yang menerima yang berhak,” ujarnya.

Saat itu, LPG sempat mengalami kelangkaan di pasaran. Kondisi tersebut membuat harga di tingkat masyarakat melonjak.

Padahal, menurut Bahlil, jika tata kelola berjalan optimal, harga LPG 3 kg seharusnya lebih terjangkau. Pemerintah telah menetapkan harga subsidi yang jauh lebih rendah.

“Harga yang ditetapkan waktu itu Rp17 ribu sampai Rp18 ribu. Itu harga subsidi, harus sampai di rakyat,” katanya.

Namun, di lapangan harga jual ada yang mencapai Rp25 ribu per tabung. Hal ini terjadi akibat praktik distribusi yang tidak sesuai aturan.

Bahlil menegaskan bahwa pembenahan distribusi tetap menjadi prioritas. Pemerintah ingin memastikan subsidi tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.

Ia juga mengakui bahwa upaya penertiban distribusi tidak berjalan mulus. Berbagai kendala muncul saat kebijakan mulai diterapkan.

“Tapi begitu mau ditertibkan kan. Ya macam-macam lah. Yaudah lah, sudah berlalu,” pungkasnya.

Ke depan, pemerintah berkomitmen memperbaiki sistem distribusi LPG subsidi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat kecil.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

21 hours ago
1 day ago
1 day ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x