Tangkapan layar dari rekaman video yang dirilis oleh IRGC saat momen peluncuran rudal terhadap target AS-Israel dalam gelombang ke-89 dari operasi True Promise 4, pada Rabu (1/4/2026). TODAYNEWS.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menembakkan lebih dari 100 rudal berat dan drone serang bersama dengan 200 roket yang menargetkan posisi militer Amerika dan Zionis Israel di seluruh kawasan dalam gelombang ke-89 dari True Promise 4, pada Rabu (1/4/2026).
Dalam pernyataan resminya, IRGC berkolaborasi dengan angkatan bersenjata Iran lainnya dan front perlawanan di kawasan.
Menurut Departemen Hubungan Masyarakat IRGC, serangan tersebut menargetkan sasaran militer dan pasukan teroris rezim Zionis di Eilat, Tel Aviv, dan Bnei Brak.
Sumber-sumber lokal melaporkan, sebagaimana dikabarkan kantor berita Presstv, banyaknya korban di pihak Zionis dalam serangan kali ini.
Bahkan laporan tersebut mengatakan bahwa sebuah tempat persembunyian pasukan teroris Amerika di Bahrain telah dihancurkan dengan 80 personel menjadi terget sasaran, demikian pernyataan tersebut.
Selain itu, sebuah kelompok helikopter Angkatan Darat AS di pangkalan Al-Udayri juga dilaporkan telah dihantam oleh rudal balistik Iran, yang mengakibatkan hancurnya satu helikopter dan kerusakan parah pada helikopter lainnya, tambah laporan tersebut.
Pernyataan itu mengatakan gelombang serangan terbaru akan berlanjut dengan serangan lebih besar dari pada hari ini.