x

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Minyak Dunia

waktu baca 1 menit
Selasa, 31 Mar 2026 14:24 27 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna, meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap streaming harga minyak mentah dunia yang menembus US$115 per barel pada akhir Maret 2026.

Peningkatan ini dipicu oleh eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz.

Menurut Ateng, sebagai negara yang masih bergantung pada impor minyak, Indonesia menghadapi tantangan serius dalam menjaga keseimbangan antara ketahanan pasokan energi dan stabilitas fiskal negara.

“Situasi ini tidak bisa dianggap biasa. Pemerintah harus memastikan pasokan tetap aman, sekaligus menjaga agar tekanan terhadap APBN tidak semakin berat,” ujar Ateng pada Selasa (31/3/2026).

Menurut Ateng, pemerintah saat ini memerlukan tiga lapisan cadangan energi nasional, yaitu badan operasional cadangan usaha, cadangan penyangga energi (CPE), dan cadangan strategi berbasis kerja sama pemerintah dan swasta.

Pasalnya secara umum, cadangan minyak nasional berada pada kisaran 27–28 hari, yang dinilai masih dalam kondisi aman.

Di sisi lain, pergerakan harga minyak dunia menciptakan tekanan besar terhadap postur APBN 2026.

Dengan asumsi harga minyak Indonesia (ICP) sebesar US$70 per barel, selisih harga saat ini berpotensi meningkatkan beban subsidi dan penghematan energi secara signifikan.

“Setiap kenaikan harga minyak akan berdampak langsung pada anggaran negara. Ini yang harus diantisipasi secara serius,” tegasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
10 hours ago
21 hours ago
21 hours ago
22 hours ago
23 hours ago

LAINNYA
x
x