x

Iran Peringatkan Trump: Jangan Sebut Kekalahan Anda Sebagai Kesepakatan

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Mar 2026 08:00 32 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tidak mengklaim kekalahan Washington dan penarikan armada militernya dari kawasan sebagai kesepakatan dengan Republik Islam Iran.

Jubir militer Iran itu menegaskan bahwa kekuatan strategis yang dibanggakan AS dengan menyebut dirinya sebagai negara adidaya kini telah berubah menjadi kekalahan.

“Jika negara yang memproklamirkan diri sebagai negara adidaya dunia ini bisa keluar dari kesulitan ini, mereka pasti sudah melakukannya sekarang. Jangan sebut kekalahan Anda sebagai kesepakatan,” kata Zolfaqari, pada Rabu (25/3/2026).

Sebagai informasi, Trump telah menarik kembali ultimatum 48 jamnya untuk menyerang pembangkit listrik Iran setelah Teheran memperingatkan bahwa semua instalasi energi dan air minum di kawasan akan menjadi sasaran sebagai pembalasan.

Penarikan ultimatum itu diklaim oleh Trump dalam sebuah unggahan di platform media sosial Truth miliknya bahwa AS dan Iran telah melakukan mencapai kesepakatan dalam negosiasi.

“Percakapan yang sangat baik dan konstruktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di (Asia Barat),” tulis Trump.

Sementara itu, bedasarkan sebuah sumber seperti diberitakan kantor berita Iran, Presstv, yang mengetahui diskusi internal di Teheran mengatakan pada hari Senin bahwa belum ada kontak resmi antara Teheran dan Washington.

“Era janji-janji Anda telah berakhir. Hari ini, hanya ada dua kubu di dunia: kebenaran dan kebohongan. Dan setiap pencari kebebasan yang mengejar kebenaran tidak akan tertipu oleh gelombang media Anda,” kata Zolfaqari.

Lebih lanjut, Jubir tersebut justru mempertanyakan dengan nada sinis, sejauh mana perpecahan internal di antara musuh-musuh Iran.

“Apakah tingkat pertikaian internal kalian telah mencapai titik bernegosiasi di antara kalian sendiri?” heran Zolfaqari dengan nada bertanya.

Zolfaqari juga menyampaikan penilaian suram tentang prospek ekonomi regional, menegaskan bahwa baik tingkat investasi AS di kawasan tersebut di masa lalu maupun harga energi dan minyak sebelumnya tidak akan kembali.

“Stabilitas di kawasan ini dijamin oleh kekuatan angkatan bersenjata kita. Stabilitas melalui kekuatan (kita),” tambahnya menegaskan.

Dia juga menegaskan bahwa keadaan sebelumnya tidak akan kembali kecuali “pikiran untuk melakukan tindakan (militer) terhadap bangsa Iran benar-benar dihapus dari benak kalian yang keji.”

“Kata pertama dan terakhir kami sejak hari pertama adalah, dan akan selalu: orang seperti kami tidak akan berdamai dengan orang seperti Anda, tidak sekarang dan tidak pernah,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
6 days ago
7 days ago

LAINNYA
x
x