x

Amri/Nita dan Ginting Terhenti di Semifinal Swiss Open 2026

waktu baca 3 menit
Minggu, 15 Mar 2026 07:31 40 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pasangan ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus mengakhiri langkah di babak semifinal Swiss Open 2026. Mereka tersingkir setelah kalah dari pasangan China Cheng Xing/Zhang Chi dalam pertandingan tiga gim.

Dalam laga yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Sabtu (14/3/2026) malam WIB, Amri/Nita sempat memenangi gim pertama. Namun mereka akhirnya kalah dengan skor 21-14, 15-21, dan 13-21.

Pada awal gim pertama, pertandingan berlangsung cukup ketat. Amri/Nita baru mampu memperlebar keunggulan setelah interval dengan merebut lima poin beruntun hingga unggul 16-11.

Meski pasangan China sempat memangkas selisih poin, Amri/Nita kembali menemukan ritme permainan. Mereka merebut lima angka berturut-turut untuk menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14.

Namun momentum tersebut tidak berlanjut pada gim kedua. Cheng/Xing dan Zhang Chi mampu bangkit dan memaksakan rubber game setelah menang 21-15.

Pada gim penentuan, Amri/Nita sempat unggul 10-7. Akan tetapi, pasangan China kemudian mencetak 11 poin berturut-turut untuk membalikkan keadaan menjadi 18-10.

Keunggulan tersebut sulit dikejar oleh Amri/Nita. Mereka akhirnya harus mengakui kemenangan Cheng/Zhang dengan skor 13-21 di gim ketiga.

Amri mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah setelah kembali kehilangan keunggulan dalam pertandingan. Menurutnya situasi tersebut kerap terjadi dan harus segera diperbaiki.

“Ini menjadi pekerjaan rumah buat kami. Sudah unggul beberapa poin lalu kehilangan juga banyak banget, ini sering terjadi dan berulang,” ujar Amri.

Ia menambahkan dirinya bersama pasangan dan pelatih akan segera melakukan evaluasi. Tujuannya agar tim memiliki solusi jika situasi serupa terjadi kembali.

“Kami harus diskusi, dengan pelatih juga untuk mencari segera solusinya apa. Jadi bila terjadi lagi, kami tahu bagaimana mengatasinya,” katanya.

Meski demikian, Amri tetap bersyukur dengan pencapaian mereka dalam dua pekan terakhir. Namun ia mengakui masih ada rasa kurang puas karena target mereka adalah hasil maksimal.

“Kalau bisa juara, bisa ke final kenapa harus terhenti di sini,” kata Amri.

Sementara itu Nita menilai lawan mampu mengubah pola permainan dibanding pertemuan sebelumnya. Menurutnya strategi tersebut membuat pasangan Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.

“Mereka terus memaksa kami masuk ke pola mereka. Zhang Chi terus main pendek yang seharusnya bisa saya imbangi tapi di akhir-akhir karena kami sudah tertekan jadi sulit keluar,” ujar Nita.

Di sektor tunggal putra, wakil Indonesia Anthony Sinisuka Ginting juga harus terhenti di semifinal. Ia kalah dari pebulutangkis Jepang Yushi Tanaka dengan skor 17-21 dan 12-21 pada Minggu (15/3) dini hari WIB.

Ginting mengakui dirinya gagal memanfaatkan momentum pada gim pertama meski sempat unggul. Ia menilai banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga lawan semakin percaya diri.

“Tadi kurang bisa memanfaatkan kondisi dengan baik, terutama di gim pertama yang sudah sempat unggul lumayan banyak poin,” kata Ginting.

Meski gagal melangkah ke final, Ginting tetap bersyukur dengan performa yang ditunjukkan sepanjang turnamen. Ia juga memastikan kondisi fisiknya tetap baik setelah sempat mengalami cedera sebelumnya.

Menurut Ginting, fokus berikutnya adalah melakukan pemulihan sebelum tampil di turnamen berikutnya. Ia dijadwalkan melanjutkan perjalanan kompetisi pada Orleans Masters pekan depan.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x