Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan tampil impresif saat menyingkirkan wakil Malaysia Jason Teh Jia Heng pada babak 16 besar Swiss Open 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan tampil impresif saat menyingkirkan wakil Malaysia Jason Teh Jia Heng pada babak 16 besar Swiss Open 2026. Kemenangan tersebut memastikan Alwi melaju ke babak perempatfinal.
Pertandingan berlangsung di St. Jakobshalle pada Jumat (13/3/2026) dini hari WIB. Alwi menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 22-20 setelah bertanding selama 52 menit.
Meski menang straight game, Alwi sempat mengalami kesulitan di awal pertandingan. Ia tertinggal cukup jauh pada sebagian besar jalannya gim pertama.
Jason Teh membuka pertandingan dengan keunggulan 5-3. Ia kemudian memperlebar jarak menjadi 11-7 dan memimpin 16-10 setelah interval.
Alwi mulai menunjukkan perlawanan ketika berhasil mencetak tiga poin beruntun untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 13-16. Setelah lawannya menambah satu poin, Alwi justru melesat dengan delapan poin berturut-turut.
Rangkaian poin tersebut membuat Alwi berbalik unggul dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17. Momentum tersebut menjadi titik balik dalam pertandingan.
Pada gim kedua, Alwi kembali memulai laga dengan lambat. Ia tertinggal cukup jauh setelah Jason Teh unggul 6-1 di awal permainan.
Pebulutangkis Malaysia itu terus menjaga momentum dan memimpin 11-7 saat interval. Bahkan, Jason sempat menjauh dengan skor 17-10.
Namun Alwi kembali menunjukkan mental kuat. Ia bangkit dengan merebut delapan poin beruntun hingga berbalik unggul 18-17.
Setelah itu pertandingan berjalan sangat ketat dengan kedua pemain saling mengejar angka. Skor sempat imbang 20-20 yang memaksa pertandingan memasuki deuce.
Dalam situasi krusial tersebut, Alwi mampu menjaga fokus. Ia meraih dua poin penting untuk memastikan kemenangan 22-20 sekaligus menutup pertandingan.
“Saya tertekan sejak awal tapi alhamdulillah bisa keluar dari tekanan, selalu mencoba mencari cara apapun kondisinya, apapun situasinya, saya tetap berusaha,” kata Alwi.
Ia mengaku berusaha tetap tenang meski sempat tertinggal jauh. Menurutnya, pertandingan belum selesai sebelum wasit menyatakan gim berakhir.
“Mau ketinggalan, mau unggul, nggak ada yang nggak mungkin sebelum wasit menyatakan game selesai. Saya berusaha lebih tenang, lebih mengontrol diri saya,” ujarnya.
Alwi juga menilai lawannya memiliki keunggulan dari segi fisik dan kekuatan serangan. Meski begitu, ia mencoba bermain lebih berani dan konsisten sepanjang pertandingan.
“Jason Teh mempunyai postur yang tinggi besar, serangannya tajam dan kencang. Saya mencoba lebih berani, lebih konsisten dan lebih percaya pada kemampuan diri,” ucapnya.
Pada babak perempatfinal, Alwi akan menghadapi wakil Hong Kong Jason Gunawan. Ia mengakui laga tersebut tidak akan mudah karena sudah beberapa kali bertemu dengan lawannya.
“Pastinya besok akan fokus lagi melawan Jason Gunawan. Beberapa kali bertemu dia tidak gampang,” kata Alwi.
Ia juga menjelaskan gestur menepuk dada yang sempat dilakukannya saat pertandingan. Menurut Alwi, hal tersebut merupakan cara untuk meredakan tekanan yang ia rasakan di lapangan.
“Melepaskan ketegangan dan salah satu cara menenangkan diri saja sih karena keinginan menangnya besar,” ujarnya.