x

Penasihat Khamenei Sebut Trump Setan

waktu baca 3 menit
Kamis, 12 Mar 2026 10:26 18 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ketegangan antara Iran, AmerikaSerikat, dan Israel terus meningkat di tengah konflik yang masih berlangsung. Dalam situasi tersebut, pejabat Iran melontarkan pernyataan keras terhadap Presiden AS.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Yahya Rahim Safavi. Ia mengkritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam siaran televisi pemerintah Iran pada Rabu (11/3/2026).

Safavi menyampaikan kritik tajam terhadap Trump dalam pernyataannya. Ia menyebut presiden Amerika Serikat itu dengan sejumlah istilah keras.

“Trump adalah presiden Amerika yang paling korup dan bodoh,” kata Safavi. “Dia adalah Setan itu sendiri,” katanya lagi.

Pernyataan tersebut disiarkan oleh media pemerintah Iran dan kemudian dikutip oleh Agence France-Presse. Pernyataan itu muncul di tengah memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pernyataannya, Safavi juga kembali mengulang ancaman lama Iran terhadap Israel. Ia menyatakan bahwa kedua negara tidak dapat hidup berdampingan di kawasan Timur Tengah.

“Di kawasan Timur Tengah, Israel dan Iran tidak bisa bersama. Salah satu dari mereka harus tetap ada. Yang akan tetap ada adalah Iran dan yang akan dihancurkan adalah rezim Zionis,” paparnya.

Di sisi lain, militer Iran juga menyampaikan ancaman baru terhadap target ekonomi Amerika Serikat dan Israel. Ancaman tersebut disampaikan setelah sebuah bank di Teheran dilaporkan terkena serangan.

Pernyataan itu disampaikan oleh komando operasional pusat militer Iran Khatam al-Anbiya Central Headquarters. Pernyataan tersebut disiarkan oleh televisi pemerintah Iran.

“Musuh telah memberi kita kebebasan untuk menargetkan pusat-pusat ekonomi dan bank milik Amerika Serikat dan rezim Zionis,” kata komando tersebut dalam pernyataannya.

Militer Iran juga memperingatkan masyarakat di kawasan Timur Tengah untuk menjauhi lokasi bank. Mereka meminta masyarakat tidak mendekati bank dalam radius satu kilometer.

Menurut laporan media Iran, serangan udara AS dan Israel menghantam sebuah bank di Teheran pada Selasa malam. Serangan tersebut disebut menewaskan beberapa staf bank, meskipun jumlah pastinya tidak disebutkan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga menanggapi serangan tersebut. Ia menyebut salah satu cabang bank tertua di Iran menjadi sasaran serangan.

“Cabang bank tertua di negara saya dibom saat penuh dengan karyawan,” kata Araghchi melalui akun media sosial X.

Ia menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran akan membalas serangan tersebut. “Angkatan Bersenjata kita yang perkasa akan membalas kejahatan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan Amerika Serikat harus menuntaskan operasi militernya terhadap Iran. Pernyataan itu disampaikan dalam pidato yang digelar di Hebron, Kentucky.

“Kita tidak ingin pergi lebih awal, bukan? Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini, kan?” kata Trump saat membahas operasi militer AS dan Israel terhadap Iran.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
15 hours ago
16 hours ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x