x

Trump Klaim AS Unggul atas Iran, Pertimbangkan Ambil Alih Selat Hormuz

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 07:30 22 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya telah berada di posisi unggul dalam konflik melawan Iran. Pemerintah AS bahkan mulai mempertimbangkan kemungkinan mengambil alih Selat Hormuz.

Trump menyebut kemampuan militer Iran telah melemah secara signifikan. Ia menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara yang dikutip dari CBS. Ia menilai perang yang berlangsung saat ini hampir mencapai tahap akhir.

“Saya pikir perang ini sudah hampir selesai. Mereka tidak punya angkatan laut, tidak punya komunikasi, dan tidak punya angkatan udara,” kata Trump.

Selain menyoroti kondisi militer Iran, Trump juga menyinggung situasi di Selat Hormuz. Jalur pelayaran tersebut dinilai masih dilalui kapal, meski berada dalam situasi yang tidak stabil.

Menurut Trump, pemerintahannya sedang mempertimbangkan langkah lebih lanjut terkait wilayah tersebut. Salah satu opsi yang dipikirkan adalah mengambil alih kendali atas jalur pelayaran tersebut.

“Sekarang kapal-kapal masih lewat, tetapi saya sedang memikirkan untuk mengambil alihnya,” ujarnya.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu jalur distribusi energi paling penting di dunia.

Setiap hari sekitar 20 persen pasokan minyak mentah global melewati jalur sempit tersebut. Selain minyak, sebagian besar pengiriman gas alam cair juga melintasi wilayah yang sama.

Konflik militer yang berlangsung di kawasan tersebut meningkatkan risiko keamanan di jalur pelayaran itu. Kondisi tersebut membuat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz hampir tidak berfungsi secara normal.

Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari. Operasi tersebut menjadi titik awal eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap pihak lawan. Dalam perkembangan selanjutnya, Iran sempat menutup wilayah Selat Hormuz untuk sementara waktu.

Penutupan jalur pelayaran tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Situasi itu juga memicu kenaikan harga minyak dunia di tengah ketegangan yang terus berlangsung.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
17 hours ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x