x

Kim Jong-un Siap Pasok Rudal ke Iran, Satu Cukup untuk Ratakan Israel

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 13:49 43 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menyatakan kesiapan negaranya memasok rudal kepada Iran jika diminta. Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan gabungan Israel dan United States terhadap Iran.

Kim juga melontarkan peringatan keras terkait kemampuan militer negaranya. Ia menegaskan bahwa satu rudal saja sudah cukup untuk menghancurkan Israel.

Pernyataan tersebut muncul setelah Pyongyang mengecam keras serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Korea Utara menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Teheran.

Menurut analisis yang dikutip dari The Diplomat pada Kamis (5/3/2026), Korea Utara memandang konflik tersebut bukan sekadar tekanan militer Amerika Serikat. Pyongyang melihatnya sebagai serangan terhadap mitra diplomatik dan militer yang telah lama menjalin hubungan.

Sebelumnya, Kim Jong-un sempat memberi sinyal kemungkinan dialog dengan Presiden AS, Donald Trump. Isyarat itu disampaikan dalam kongres Partai Buruh Korea di Pyongyang dua pekan sebelum konflik meningkat.

Namun serangan terhadap Iran tampaknya mengubah kembali sikap Korea Utara. Pyongyang kemudian mengeluarkan pernyataan resmi mengenai konflik tersebut pada 1 Maret.

Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang tidak disebutkan namanya. Menurut para analis, cara penyampaian ini memberi ruang bagi kepemimpinan untuk mengeluarkan pesan yang lebih keras bila diperlukan.

Dalam pernyataan tersebut, Pyongyang menilai serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran sebagai tindakan agresi ilegal. Mereka menyebutnya sebagai salah satu bentuk pelanggaran kedaulatan paling serius.

Korea Utara juga menyebut serangan tersebut dapat diprediksi. Pyongyang menilai hal itu sejalan dengan apa yang mereka gambarkan sebagai perilaku hegemonik Washington di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Pyongyang mengecam penggunaan kekuatan militer yang dinilai melanggar hukum internasional. Mereka juga mengeklaim Amerika Serikat telah memainkan peran yang semakin merusak terhadap stabilitas global dalam setahun terakhir.

Korea Utara juga menyerukan negara-negara di kawasan untuk mengidentifikasi pihak yang dianggap sebagai agresor. Pyongyang menilai langkah tersebut penting untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Menurut analisis The Diplomat, keterlibatan langsung Korea Utara dengan memasok peralatan militer ke Iran memiliki potensi keuntungan bagi Pyongyang. Salah satunya berkaitan dengan rantai pasokan perang yang melibatkan Russia.

Baik Iran maupun Korea Utara diketahui menjadi pemasok penting peralatan militer bagi Rusia dalam konflik di Ukraina. Jika Iran harus memprioritaskan persenjataan untuk konflik sendiri, situasi itu berpotensi meningkatkan ketergantungan Rusia pada Korea Utara.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
5 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x