x

Purbaya Tegaskan Siap Biayai PBI JK BPJS Kesehatan: Uang Saya Banyak, Besok Bayar!

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Feb 2026 20:11 28 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Pemerintah memilik anggaran untuk membiayai iuran Penerima Bantuan Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Purbaya dalam kesempatan tersebut menegaskan, pemerintah tidaek akan mengurangi anggaran untuk program bantuan sosial (bansos) tersebut.

Purbaya menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan iuran untuk PBI JK BPJS Kesehatan tahun 2026 sebesar Rp56,464 triliun.

“Yang Rp46,464 triliun sudah masuk dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Kementerian Kesehatan dan sudah siap digunakan,” jelas Purbaya.

Menteri yang terkenal dengan gaya ‘koboi’ itu mengatakan, sisa anggaran sebesar Rp10 triliun telah tercantum di DIPA Kementerian Kesehatan.

Namun, masih diblokir karena butuh kejelasan dasar kebijakan pemanfaatan anggaran tersebut.

Purbaya mengatakan, Kementerian Kesehatan belum memberikan penjelasan kepada Kementerian Keuangan.

“Tergantung Kementerian Kesehatan maunya apa, mau diapain. Kita belum clear mau dipakai dia untuk pembiayaan PBI atau menaikkan modal iuran,” jelas Purbaya.

Purbaya menegaskan, ketika Kementerian Kesehatan sudah memberikan penjelasan terkait pemanfaatannya, maka Kementerian Keuangan akan langsung mengucurkan anggaran tersebut. “Begitu keluar, besok saya bayar,” ujar Purbaya.

bpjs-kesehatan-1756471745868_169

Dok. BPJS Kesehatan

Purbaya menjelaskan, anggaran bantuan iuran PBI-JK sebesar Rp10 triliun masih dicadangkan di pos Bendahara Umum Negara (BA BUN).

Anggaran itu, lanjut Purbaya, masih menunggu keputusan kebijakan lebih lanjut. Ia memastikan anggaran akan dikucurkan sesegara mungkin, jika sudah menerima penjelasan dari Kementerian Kesehatan.

“Jadi kalau Anda kurang, cepat-cepat minta ke Kementerian Kesehatan biar dibereskan kebijakannya mau diapain, saya keluarkan secepatnya. Uangnya ada,” kata Purbaya.

Purbaya juga membantah bahwa pencairan anggaran tertahan. Dia menambahkan, pemerintah memiliki uang yang cukup.

“Jadi tadi Menteri Kesehatan klaim katanya uangnya lambat gara-gara mereka curiga saya nggak punya uang. Uang saya banyak, tahun lalu aja Rp270 triliun nggak bisa dipakai itu, tapi di luar anggaran ya,” jelas Purbaya.

Kendati pemerintah memiliki kecukupan uang untuk membiayan program, Purbaya meminta agar anggaran tersebut digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Jadi kalau dalam cash, isu cash nggak ada masalah. Anda minta, saya kasih. Kami siap mendukung program ini dengan sepenuh hati asal clear, jangan sampai saya bayar terus nggak jelas uangnya dipakai apa,” pungkas Purbaya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
8 hours ago
2 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x