x

Kemkomdigi Gandeng Jatim Kembangkan 19 ribu Talenta Digital

waktu baca 3 menit
Sabtu, 31 Jan 2026 16:19 26 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) resmi menandatangani Adendum Nota Kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk bersama-sama mencetak Talenta Digital di Jawa Timur sebanyak 19.000 orang.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pengembangan talenta digital kini menjadi agenda strategis nasional, seiring meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia digital di Indonesia.

“Pengembangan talenta digital menjadi agenda strategis nasional dan kami senang sekali MoU pertama dengan pemerintah provinsi yang dilakukan dengan Jawa Timur untuk pengembangan sumber daya manusia,” ungkap Meutya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Kerja sama ini menargetkan pengembangan sekitar 19.000 talenta digital di Jawa Timur sepanjang tahun 2026. Program tersebut melibatkan beragam kelompok, mulai dari aparatur sipil negara, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Dalam kesempatan itu juga ditegaskan bahwa Jawa Timur menjadi pemerintah provinsi pertama yang menjalin kerja sama formal dengan Kementerian Komunikasi dan Digital dalam pengembangan SDM digital.

Jawa Timur dinilai memiliki ekosistem digital yang kuat dan kolaboratif. Kolaborasi ini mencakup berbagai unsur, mulai dari pesantren, akademisi, hingga sektor layanan publik seperti rumah sakit. Kondisi tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi digital yang inklusif serta berkelanjutan.

“Ekosistem di Jawa Timur berjalan dengan baik, seperti yang disampaikan Ibu Gubernur dengan pesantren, dengan akademisi kemudian dengan rumah sakit. Jadi memang tidak ada transformasi digital yang bisa bagus sendiri,” ujarnya.

Secara nasional, kebutuhan talenta digital terus meningkat dan diproyeksikan mencapai 12 juta jiwa pada tahun 2030. Karena itu, menurut Meutya, penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dari strategi nasional.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 42 juta jiwa, Jawa Timur dipandang memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target nasional,” tuturnya.

Meutya menjelaskan, program pengembangan talenta digital di Jawa Timur dirancang sebagai bagian dari learning journey (perjalanan pembelajaran) yang berkelanjutan. Skala pelatihan yang diusulkan mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperluas literasi dan kapasitas digital masyarakat.

“Ini bagian dari learning journey (perjalanan pembelajaran) pengembangan talenta digital yang dirancang secara bertahap dan berkelanjutan. Skala program pelatihan yang diusulkan menunjukkan keseriusan Jawa Timur, yakni 19.000 peserta,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan industri, mitra global, serta komunitas teknologi. Termasuk di dalamnya pemanfaatan karya anak bangsa berbasis kecerdasan buatan untuk menjawab tantangan ruang digital nasional.

“Indonesia salah satu digital market (pasar digital) terbesar di dunia, mereka harus juga kita pastikan tidak hanya beroperasi di Indonesia tapi juga memberikan pelatihan-pelatihan yang cukup bagi masyarakat dalam menggunakan teknologi-teknologi mereka,” tegas Meutya.

Melalui kemitraan ini, Meutya berharap Jawa Timur dapat menjadi model pengembangan talenta digital daerah. Selain itu, langkah ini diharapkan mendorong provinsi lain untuk mengikuti jejak serupa demi memperkuat daya saing bangsa di era digital.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x