x

Tinjau Pengerukan Kali Sepak, Gubernur Pramono Fokus Tingkatkan Kapasitas Tampung Air

waktu baca 3 menit
Senin, 26 Jan 2026 20:30 24 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung pengerukan Kali Sepak Kembangan/Uwungan di segmen Kompleks BTN, Jalan Delima 7 hingga Jembatan Jalan Pulau Bira, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (26/1). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampung air sehingga risiko genangan dan banjir bisa ditekan.

“Saat ini, kita melakukan pengerukan di Kali Sepak Kembangan yang alirannya menuju Cengkareng Drain, yang kemarin juga telah kita tinjau bersama. Saya ingin memastikan pengerukan berjalan optimal karena di lokasi ini pengerukan dilakukan secara rutin untuk menjaga daya tampung air kali,” ujarnya.

Kali Sepak/Uwungan memiliki lebar sekitar sembilan meter. Namun, pengerukan difokuskan pada lebar enam meter dengan jarak aman 1,5 meter dari sisi tebing guna mengurangi potensi longsor. Secara total, rencana volume pengerukan mencapai 7.458 meter kubik sepanjang 1.243 meter yang dibagi dalam tiga segmen pekerjaan.

“Pengerukan ini bertujuan menjaga kelancaran aliran air, mengingat Kali Sepak merupakan salah satu muara penting yang terhubung lintas wilayah, termasuk ke Cengkareng Drain. Selain itu, pengerukan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampung air serta mengatasi pendangkalan akibat endapan lumpur dan sampah,” jelas Gubernur Pramono.

Menurutnya, pengerukan menjadi langkah rutin sekaligus bagian dari mitigasi bencana agar risiko banjir dan genangan, khususnya saat hujan deras, bisa diminimalkan. Dengan begitu, potensi banjir di kawasan Kompleks BTN diharapkan dapat dicegah. Ia juga menegaskan pengerukan akan terus dilakukan, apalagi BMKG memprediksi curah hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Gubernur Pramono pun menginstruksikan jajaran Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta agar melakukan langkah preventif secara maksimal. Saat ini, sekitar 200 unit excavator telah disiagakan di lima wilayah Jakarta untuk mendukung penanganan.

“Mudah-mudahan tindakan preventif yang kita lakukan dapat mengurangi dampak banjir di Jakarta. Saya juga telah memerintahkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca mulai besok untuk menekan potensi banjir,” ungkapnya.

Selain pengerukan Kali Sepak yang rutin, Pemprov DKI juga menyiapkan langkah jangka menengah lewat normalisasi tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, dan Kali Cakung Lama. Normalisasi Sungai Ciliwung akan dilakukan bersama pemerintah pusat, sementara dua sungai lainnya ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.

“Normalisasi Sungai Ciliwung akan segera dimulai bersama pemerintah pusat melalui pembangunan tanggul. Sementara itu, normalisasi Sungai Krukut dan Kali Cakung Lama ditargetkan mulai dilaksanakan tahun ini,” pungkas Gubernur Pramono.

Adapun pembagian segmen pengerukan mencakup Segmen 1 dari pertemuan Kali Angke, Jembatan Jalan Kembangan Baru hingga Jembatan Jalan Pulau Bira sepanjang 578 meter; Segmen 2 dari Jembatan Jalan Pulau Bira hingga Jembatan JA sepanjang 430 meter; serta Segmen 3 dari Jembatan JA hingga Jembatan Kembangan Raya sepanjang 235 meter.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada Segmen 1 dengan target volume sekitar 3.468 meter kubik. Hingga Jumat (23/1), realisasi pengerukan telah mencapai 2.035 meter kubik sepanjang 578 meter, melibatkan tiga unit excavator amphibious dan 10 unit dump truck.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

13 hours ago
13 hours ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x