x

I.League Dampingi PSSI Penuhi Panggilan KemenHAM Terkait Kasus Rasisme

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 13:34 42 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — I.League turut mendampingi PSSI dalam memenuhi panggilan Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI terkait isu rasisme dan bullying di sepak bola nasional.

Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari aksi massa Barisan Trobos Malut United Jabodetabek (Batoma-Jabodetabek) atas dugaan tindakan rasisme yang dialami Yakob Sayuri.

Pertemuan digelar di Ruang Pengaduan Marsinah, Kantor KemenHAM RI, Jakarta. Agenda tersebut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, PSSI, Komite Disiplin PSSI, serta I.League.

Dalam forum itu, KemenHAM meminta penjelasan dari PSSI mengenai langkah-langkah penanganan kasus rasisme dan bullying. Selain itu, KemenHAM juga mendalami upaya pencegahan yang telah dan akan dilakukan di lingkungan sepak bola Indonesia.

I.League sebagai operator kompetisi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai inisiatif yang telah dijalankan. Langkah-langkah tersebut diklaim telah dimulai sejak awal musim kompetisi berlangsung.

Sejak awal musim, I.League aktif menginisiasi kampanye Anti-Bullying dan Anti-Racism. Kampanye tersebut dilakukan melalui media sosial, pesan visual di stadion, hingga aktivitas langsung di lapangan pertandingan.

Selain itu, I.League juga menjalin kolaborasi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Kerja sama ini bertujuan memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan sepak bola.

Upaya tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai sportivitas dan sikap saling menghormati di dalam maupun luar lapangan. I.League menilai pendekatan edukatif menjadi bagian penting dalam mencegah kasus serupa terulang.

Dalam pertemuan itu, KemenHAM menyampaikan apresiasi atas komitmen PSSI dan I.League. Penegasan disampaikan agar nilai-nilai hak asasi manusia terus dijunjung di setiap kompetisi.

“Sepak bola seharusnya menjadi wadah perdamaian dan persaudaraan tanpa memandang suku, ras, maupun warna kulit,” ujar Staf Khusus Bidang Pemenuhan HAM Menteri HAM, Yos Nggarang.

Ia berharap setiap pertandingan mencerminkan semangat tersebut. “PSSI & I.League diharapkan berada di garis depan dalam melawan rasisme dan bullying,” lanjut Yos.

KemenHAM juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kampanye anti-rasisme dan anti-bullying. Upaya tersebut diharapkan dilakukan dengan jangkauan yang lebih luas dan pendekatan yang lebih mendalam.

Kolaborasi lintas institusi dinilai menjadi kunci dalam menekan potensi pelanggaran serupa. Sinergi ini diharapkan mampu membangun iklim sepak bola nasional yang lebih inklusif.

Melalui pertemuan ini, PSSI dan I.League menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan. Langkah tersebut diarahkan demi menciptakan ekosistem sepak bola Indonesia yang adil dan berkeadilan bagi semua pihak.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x