x

Komisi X DPR Minta Pemulihan Mental Siswa Korban Bencana Jadi Prioritas Utama

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Jan 2026 15:05 1 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi, meminta sekolah berperan aktif dalam membantu pemulihan kondisi mental siswa korban bencana baik di Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat, setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan 85% sekolah di kawasan bencana Sumatera siap beroperasi.

“Kami tentu menyambut baik rencana pengoperasian 85% sekolah di wilayah bencana Sumatera. Kami berharap sekolah bisa membantu proses pemulihan mental peserta didik yang sebagian besar mengalami trauma pasca bencana Sumatera,” kata Hilman dalam keterangan diterima, Kamis (1/1/2026).

Dia menjelaskan banyak siswa korban bencana mengalami trauma akibat peristiwa yang mereka alami, bahkan tidak sedikit yang kehilangan orang tua atau anggota keluarga terdekat.

Karena itu, kondisi tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi perkembangan emosional, konsentrasi belajar, dan motivasi anak dalam jangka panjang.

“Pembukaan sekolah ini harus disertai pendampingan psikologis agar siswa dapat kembali belajar secara optimal,” ujarnya.

Legislator Fraksi PKB itu meminta sekolah menjadi ruang aman bagi siswa dengan mengedepankan pendekatan yang ramah anak.

Proses pembelajaran, lanjut dia, sebaiknya diawali dengan kegiatan pemulihan psikologis, seperti aktivitas kreatif, permainan edukatif, dan kegiatan yang bersifat menghibur.

“Pemulihan mental menjadi landasan penting sebelum pembelajaran berjalan normal.Anak-anak perlu merasa aman dan tenang agar siap menerima pelajaran,” ujarnya.

Selain memastikan itu, Hilman juga meminta pemerintah menyediakan kebutuhan pendidikan dasar siswa, termasuk perlengkapan sekolah serta perbaikan sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana.

Lebih lanjut, legislator Fraksi PKB itu juga mengingatkan, banyak siswa berpotensi kembali ke sekolah tanpa membawa perlengkapan belajar karena terdampak banjir dan longsor.

“Negara harus hadir memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena keterbatasan perlengkapan sekolah,” katanya.

Hilman menegaskan, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus tetap dijamin negara, termasuk dalam situasi pascabencana. Ia berharap bencana alam tidak memutus akses pendidikan dan masa depan anak-anak di wilayah terdampak.

“Anak-anak tidak boleh menjadi korban dua kali, karena bencana dan karena kehilangan akses pendidikan,” tutupnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
18 hours ago
19 hours ago
1 day ago

LAINNYA
x
x