Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert sebelum laga Indonesia vs China, Kamis (5/6/2025). TODAYNEWS.ID — Rombongan Timnas Indonesia akhirnya tiba di Tanah Air setelah tersingkir dari putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Senin (13/10/2025) siang WIB.
Skuad Garuda kembali dengan wajah lesu usai gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026. Kedatangan mereka langsung menjadi sorotan publik dan awak media.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus manajer Timnas Indonesia, Sumardji, tampak keluar lebih dulu dari Terminal VVIP Bandara Soetta. Ia langsung dikerubungi wartawan yang ingin mengetahui nasib tim dan pelatih.
Sementara itu, para pemain seperti Rizky Ridho, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, Ernando Ari Sutaryadi, Yance, dan Yakob Sayuri tiba di Terminal 2. Mereka terlihat kelelahan namun tetap melayani beberapa sapaan dari penggemar.
Namun, pelatih Patrick Kluivert dan jajaran stafnya tidak terlihat di antara rombongan. Absennya sang pelatih langsung memunculkan pertanyaan besar di kalangan awak media.
Sumardji menjelaskan bahwa Kluivert dan stafnya memilih untuk langsung kembali ke Belanda. Ia menegaskan, tidak ada satu pun dari tim pelatih yang ikut pulang ke Indonesia.
“Tidak ada. Semuanya kembali ke Belanda,” ujar Sumardji di Bandara Soetta. Pernyataan singkat itu menjawab teka-teki keberadaan sang pelatih asal Belanda tersebut.
Kepulangan Kluivert ke negaranya terjadi di tengah tekanan publik yang meningkat. Ia didesak mundur setelah gagal membawa Jay Idzes dan rekan-rekannya menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Kinerja Kluivert memang menjadi sorotan tajam usai Timnas Indonesia menelan dua kekalahan beruntun. Publik menilai gaya bermain Garuda di bawah asuhannya belum menunjukkan konsistensi.
Menanggapi situasi itu, Sumardji menuturkan bahwa evaluasi terhadap Kluivert akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Pihaknya menunggu hasil keputusan rapat sebelum mengambil langkah lanjutan.
“Itu nanti tergantung dari hasil rapat Exco PSSI. Rapat Exco nanti akan menentukan apakah perlu memanggil Patrick atau tidak, itu nanti di rapat Exco,” tutur Sumardji.
Ia menegaskan BTN hanya menunggu keputusan resmi dari PSSI sebelum menentukan masa depan pelatih kepala. Semua keputusan akan diambil secara kolektif sesuai hasil evaluasi.
Nasib Kluivert pun kini berada di ujung tanduk. Keputusan Exco PSSI dalam beberapa hari ke depan akan menentukan apakah pelatih asal Belanda itu masih layak memimpin skuad Garuda atau harus angkat kaki dari kursi pelatih Timnas Indonesia.