Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei meminta pertanggungjawaban negara-negara anggota NATO yang mendukung agresi AS-Israel ke Teheran. Foto: Tangkapan Layar Akun X Esmaeil Baghaei. TODAYANEWS.ID – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, angkat bicara terkait keikutsertaan negara-negara anggota NATO yang terlibat dalam agresi ilegal Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.
Sebagimana disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO, Mark Rutte, yang menyebut bahwa Italia dan Rumania terlibat aktif dalam mendukung serangan militer terhadap Teheran yang dimulai pada 28 Februari lalu.
“Italia dan Rumania secara eksplisit disebut oleh Sekretaris Jenderal NATO sebagai negara yang berpartisipasi dalam agresi terhadap Iran,” kata Baghaei dalam unggahan di akun X miliknya @IRIMFA_SPOX, pada Kamis (25/6/2026).
Sebelumnya, Rutte berbicara kepada televisi Fox News, mengungkapkan bahwa Roma secara diam-diam mengizinkan “500 pesawat AS” untuk lepas landas dari pangkalan di Italia.
Sementara Rumania membatasi penerbangan komersial mereka dari Bukares hanya untuk memfasilitasi serangan AS terhadap Iran.
Bahkan kata Baghaei, beberapa negara Eropa lainnya yang tidak disebut Sekjen NATO itu juga turut mendukung agresi tersebut.
Sebab itu, Teheran mendesak pertanggungjawaban kepada Italia dan Rumania serta negara-negara anggto NATO lainnya yang turut serta atas kejahatan perang mereka terhadap negeri para mullah itu.
“Mereka, bersama dengan setiap negara Eropa lainnya yang telah membantu agresi Amerika-Israel terhadap Iran, harus menjelaskan kepada rakyat mereka sendiri dan kepada dunia mengapa mereka memilih untuk bersekongkol dalam tindakan agresi yang terang-terangan ini dan dalam melakukan kekejaman massal terhadap rakyat Iran di Minab, Lamerd, Teheran, Isfahan, Sanandaj, Hamadan, Tabriz, Shiraz, Bandar Abbas, dan seterusnya” bebernya.
“Organisasi (NATO) dan masing-masing negara anggotanya yang berpartisipasi dalam pengambilan keputusan tersebut harus bertanggung jawab atas semua konsekuensinya,” tambah Baghaei menegaskan.
Lebih lanjut, Baghaei menggambarkan bahwa pernyataan Rutte sebagai pengakuan yang jelas tentang keterlibatan negara-negara anggota NATO atas pelanggaran terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.
“Ini adalah pengakuan yang jelas dan memberatkan tentang keterlibatan aktif NATO dalam perang agresi yang melanggar hukum terhadap Negara Anggota PBB yang berdaulat, serta pelanggaran mencolok terhadap norma-norma imperatif hukum internasional dan prinsip-prinsip inti Piagam PBB,” jelas diplomat senior Iran itu.