x

Persija Sambut Laga Ulang Tahun di SUGBK, Panpel Siapkan 2.000 Tiket untuk Brajamusti

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Nov 2025 15:00 9 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ferry Indrasjarief mengaku senang laga Persija Jakarta kontra PSIM Yogyakarta pada pekan ke-14 Super League 2025/2026 dapat digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ia mengatakan pertandingan yang berlangsung Jumat (28/11/2025) itu terasa spesial bagi Persija.

Laga tersebut bertepatan dengan ulang tahun ke-97 Persija. Momen itu sekaligus menjadi kesempatan Macan Kemayoran kembali tampil di Jakarta setelah sempat bermarkas sementara di Solo.

Pertandingan ini juga menjadi ajang silaturahmi dua kelompok suporter besar tanah air, The Jakmania dan Brajamusti. Ferry menyebut pertemuan ini menghadirkan suasana nostalgia.

Ferry, yang juga pendiri dan mantan Ketua Umum The Jakmania, menceritakan kenangannya bersama Brajamusti. Ia mengenal baik sosok-sosok penting dalam kelompok tersebut.

Salah satu yang paling membekas baginya adalah Burhan Thole. Ia menyebut Presiden Brajamusti itu sebagai figur pemimpin yang kuat.

“Biar bagaimana gue berasal dari suporter, gue banyak kenal mereka (Brajamusti), apalagi Mas (Burhan) Thole (Presiden Brajamusti), dia itu orang yang menurut gue memang jiwa pemimpinnya luar biasa,” kata Ferry. Ia menegaskan hubungan baik itu terjalin sejak lama.

Ferry mengatakan setiap kali berkunjung ke Yogyakarta, Burhan selalu memperlakukannya dengan hangat. Ia mengaku hal itu membuat pertemanan mereka semakin erat.

“Gue kalau main ke sana (Yogyakarta) tuh Mas Thole perlakuannya luar biasa,” ujarnya. Ia berharap pertemuan di Jakarta berjalan penuh kebersamaan.

Ferry mengungkapkan keinginannya agar Brajamusti hadir dengan jumlah besar. Ia berharap momen ini benar-benar menjadi nostalgia bagi kedua kelompok suporter.

“Jadi gue benar-benar pengen beliau datang dan bawa pasukan yang banyak. Biar kita kayak nostalgia. Setelah sekian lama gak ketemu ya mudah-mudahan pertandingannya jalan lancar,” ucapnya. Ia menilai kesempatan ini sangat jarang terjadi.

Antusiasme Brajamusti untuk hadir di Jakarta disebut Ferry sangat tinggi. Ia menyebut komunikasi kedua suporter berjalan baik.

Untuk mengakomodasi kedatangan tersebut, panpel menyediakan 2.000 tiket bagi Brajamusti. Alokasi itu diberikan khusus untuk suporter PSIM.

Ferry memastikan Brajamusti berkoordinasi langsung dengan pengurus Jakmania. Ia menyebut penyiapan tiket dilakukan sesuai kesepakatan kedua pihak.

“Komunikasi mereka (Brajamusti) ke (pengurus) Jakmania-nya langsung. Mereka (Brajamusti) kita alokasikan 2.000 tiket,” kata Ferry. Ia memastikan semua persiapan berjalan sesuai prosedur.

Pertandingan Persija vs PSIM juga memiliki nilai historis tersendiri. Ini menjadi pertemuan pertama kedua tim setelah 19 tahun.

Duel terakhir terjadi pada 24 Mei 2006 di Stadion Mandala Krida. Saat itu Persija menang 1-2 atas PSIM.

Dalam laga tersebut, gol cepat Adolfo Souza pada menit 6 dibalas oleh Batoum Roger di menit 21. Oscar Aravena kemudian memastikan kemenangan Persija pada menit 72.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

37 minutes ago
13 hours ago
19 hours ago
24 hours ago

LAINNYA
x
x