TODAYNEWS.ID – PT PLN (Persero) terus melakukan pemulihan sistem kelistrikan menyusul gangguan yang terjadi di sebagian wilayah Jakarta pada Kamis sejak pukul 10.25 WIB.
Senior Manajer Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Haris Andika, menjelaskan bahwa proses penormalan pasokan listrik dilakukan secara bertahap, baik melalui sistem kontrol maupun penanganan langsung di lapangan sejak awal gangguan terjadi.
“Tim teknis kami saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan,” kata Andika saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Selain fokus pada pemulihan, PLN juga terus menelusuri sumber penyebab gangguan yang terjadi guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Saat ini, seluruh personel terus bersiaga dan mengupayakan agar pasokan listrik segera kembali normal,” ujar Andika.
Lebih lanjut, PLN memastikan akan memberikan informasi perkembangan proses pemulihan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123 agar masyarakat tetap mendapatkan update resmi.
Seperti diketahui, dampak gangguan listrik tersebut juga menyebabkan sejumlah lampu lalu lintas (traffic light/TL) di sepanjang Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, tidak berfungsi pada Kamis siang.
Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, membenarkan bahwa sejumlah TL di wilayah tersebut mati sejak sekitar pukul 11.30 WIB.
“Tadi, TL-TL itu mati mulai sekitar pukul 11.30 WIB. Untuk wilayah Cengkareng, kalau listrik PLN mati, otomatis TL juga mati. Khusus di Daan Mogot, TL Cengkareng Timur dan Cengkareng Barat itu mati, baik arah Rawa Buaya mau pun ke tiga penjuru lainnya,” kata Yeni di Jakarta, Kamis.
Meski demikian, ia menyebut arus kendaraan hingga siang hari masih terpantau lancar dan belum terjadi penumpukan yang berarti.
“Anggota kita sudah menyebar di beberapa titik untuk tindak lanjut. Sampai siang ini, belum ada penumpukan,” ujar Yeni.
Namun demikian, potensi kepadatan lalu lintas diperkirakan bisa terjadi pada sore hari jika pasokan listrik belum sepenuhnya pulih, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat saat jam pulang kerja.
“Kalau sore hari, karena jam pulang kerja, biasanya akan menumpuk,” tutur Yeni.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan PLN terkait gangguan listrik tersebut untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
“Saya sudah menghubungi pihak PLN. Dari mereka, katanya ada masalah, sekarang masih ditindak lanjut sama PLN,” ungkap Yeni.