x

Lahan Gambut Masih Berasap Meski Api Sudah Padam

waktu baca 2 menit
Minggu, 23 Agu 2026 11:58 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Menteri Kehutanan Raja Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Ia menemukan lahan gambut masih mengeluarkan asap meski api di permukaan telah padam.

Lokasi kebakaran berada di area non-kawasan yang berbatasan dengan hutan lindung. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 36 hektare.

Raja Antoni mengatakan karakter gambut membuat pemadaman membutuhkan penanganan menyeluruh. Asap yang muncul dari bawah tanah menunjukkan potensi api kembali menyala masih ada.

“Karena ini daerah gambut, memang tidak ada api di atas tapi dari bawah masih ada asap,” ujar Raja Antoni di Penggalaman, Banjar, Minggu (23/8/2026). Ia meminta proses pemadaman dilakukan secara detail hingga tidak menyisakan titik api.

Data Sipongi menunjukkan jumlah hotspot di Kalimantan Selatan sempat mengalami penurunan tajam. Pada 21 Agustus tercatat 157 titik, lalu turun menjadi 11 titik pada malam 22 Agustus pukul 21.00 WIB.

Namun, jumlah hotspot kembali meningkat pada pagi 23 Agustus 2026. Pemantauan pukul 06.00 WIB mencatat sebanyak 44 titik panas.

Hotspot tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Lokasinya meliputi Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Penurunan titik panas sebelumnya didukung operasi gabungan di lapangan. Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, dan BNPB terlibat dalam upaya pemadaman.

Operasi udara juga dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla. Dalam satu hari, petugas melakukan 176 kali water bombing.

Raja Antoni menilai pengerahan operasi gabungan tersebut efektif menekan jumlah titik panas. “Sekali lagi efektif untuk menurunkan titik panas di Kalimantan Selatan ini,” katanya.

Meski hotspot sempat menurun, pemerintah tetap meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan. Kondisi tersebut berkaitan dengan El Nino yang masih berlangsung di wilayah Indonesia.

Raja Antoni menyebut puncak El Nino diperkirakan terjadi pada September. Kondisi itu dinilai perlu menjadi perhatian dalam upaya mencegah kebakaran kembali meluas.

Ia juga mengingatkan petani dan perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. “Jangan ada lagi petani, atau perusahaan yang melakukan land clearing dengan cara membakar,” tegasnya.

Pemadaman karhutla di Banjar kini tetap dilakukan meski api permukaan tidak terlihat. Penanganan diarahkan untuk memastikan bara di bawah permukaan gambut tidak kembali memicu kebakaran.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 days ago
5 days ago
5 days ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor