x

Ketika Mitchell Baker Jawab Kritikan dengan Lima Gol ke Gawang Bangladesh

Laporan: Afrizal Ilmi

waktu baca 3 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 11:00 30

mencetak gol saat Timnas Indonesia menghadapi Singapura, Mitchell Baker kembali ke lapangan dengan keyakinan pada perannya. Penyerang berusia 19 tahun itu kemudian menjawab sorotan dengan mencetak lima gol saat Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10).

Baker tampil tajam sejak babak pertama dengan mencetak empat gol. Gol kelimanya lahir pada menit ke-90+7 dan menjadi penutup kemenangan dramatis yang memastikan Indonesia melaju ke final.

Namun, pertandingan belum sepenuhnya aman ketika memasuki masa tambahan waktu. Indonesia sudah unggul 7-2, tetapi masih membutuhkan dua gol untuk melewati Malaysia dalam persaingan memperebutkan tiket final.

Kevin Diks kemudian mencetak gol pada menit ke-90+6. Baker menyusul satu menit kemudian dan memastikan Indonesia mendapatkan keunggulan yang dibutuhkan atas Malaysia.

Penampilan tersebut terasa semakin berarti setelah Baker sempat mendapat sorotan dalam pertandingan melawan Singapura. Saat itu, ia tidak mencetak gol, tetapi Baker memilih tidak menjadikan catatan tersebut sebagai beban.

“Saya tidak mencetak gol melawan Singapura, tapi saya menjalankan peran saya. Kamu tidak akan mencetak gol di setiap laga. Abaikan apa kata orang, percaya pada dirimu sendiri, dan nikmati momennya,” ujar Baker.

Baker memahami tugas seorang penyerang tidak hanya diukur dari jumlah gol. Menurutnya, pergerakan tanpa bola, membuka ruang, dan membantu rekan setim juga menjadi bagian dari kontribusinya di lapangan.

Cara pandang tersebut membuat lima gol ke gawang Bangladesh bukan sekadar jawaban melalui angka. Baker menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap proses tetap menjadi bagian penting sebelum kesempatan mencetak gol datang.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman turut mengapresiasi sikap pemain mudanya. Menurut Herdman, Baker tetap menunjukkan kerendahan hati meski tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan tersebut.

“Yang kalian lihat adalah anak muda yang sangat rendah hati,” kata Herdman.

Di tengah ketegangan pada menit-menit akhir, Baker ternyata tidak hanya memikirkan pertandingan. Setelah mencetak gol kelimanya, pikirannya justru tertuju kepada keluarga yang memberikan dukungan dalam perjalanan kariernya.

“Yang ada di pikiran saya cuma kakek saya di stadion, ibu saya, seluruh keluarga saya di Indonesia,” tutur Baker.

Lima gol Baker akhirnya menjadi bagian penting dari kemenangan Indonesia atas Bangladesh. Gol tersebut sekaligus membawa Garuda memuncaki Grup A dan memastikan tempat di partai final FIFA ASEAN Cup 2026.

Bagi Baker, perjalanan dari pertandingan tanpa gol menuju malam dengan lima gol menjadi gambaran bahwa satu penampilan tidak menentukan keseluruhan perjalanan seorang pemain. Ia memilih tetap percaya diri, menjalankan tugas, menikmati permainan, dan menempatkan kepentingan tim di atas tekanan dari luar.

Indonesia kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya. Skuad asuhan John Herdman akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10).

 

Editor: Aziz Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

15 hours ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor