x

Jokowi All Out untuk PSI dan Gibran

waktu baca 2 menit
Minggu, 21 Jun 2026 09:00 34 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan memperkuat spekulasi bahwa partai pimpinan Kaesang Pangarep akan menjadi kendaraan politik Gibran Rakabuming Raka di 2029 mendatang.

“Kehadiran Jokowi semakin memperkuat spekulasi bahwa PSI akan menjadi kendaraan politik yang lebih dekat dengan kepentingan politik Gibran Rakabuming Raka pada masa depan,” kata Peneliti Politik Citra Institute, Efriza kepada TODAYNEWS, Minggu (21/6/2026).

Efriza mengatakan bahwa Jokowi akan berupaya agar elektabilitas PSI dan Gibran terus menguat jelang pemilihan umum (pemilu) mendatang.

“Ditengarai PSI dan Jokowi akan berjuang agar elektabilitas dan posisi politik Gibran terus menguat menjelang pemilu berikutnya,” ujarnya.

“Sehingga PSI berpotensi menjadi salah satu partai yang paling awal memberikan dukungan,” tambahnya.

Namun, arah tersebut tetap bergantung pada dinamika dukungan dari partai-partai lainnya. “Artinya, masa depan Gibran memang sekarang tergantung oleh Jokowi dan PSI,” katanya.

Wakil Ketua Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengatakan, saat ini PSI sedang melengkapi struktur organisasi di tingkat provinsi hingga desa.

“Jadi PSI secara nasional di semua provinsi DPW, agar melengkapi struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan,” kata Grace dikutip Minggu (14/6/2026).

Grace menyampaikan, perbaikan struktur organisasi harus segera diselesaikan pada tahun ini. Sebab, tahun depan akan dilakukan verifikasi.

“Ini serentak di wilayah lain juga berlangsung karena kita tahun depan kita sudah masuk verifikasi,” ujae Grace.

Setelah menyelesaikan struktur organisasi, PSI akan segera menyiapkan Joko Widodo (Jokowi) untuk berkeliling daerah dan mengkampanyekan PSI di masyarakat.

“Agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara formal memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat,” beber Grace.

Sementara itu, Ketua DPP PSI, Bestari Barus mengatakan, Jokowi dalam waktu dekat ini akan mengenakan jaket Dewan Pembina DPP PSI.
Hal itu juga sebagai penanda bahwa Presiden ke-7 RI iti tidak lagi kaitannya dengan PDIP.

Bestari mengungkapkan penyematan jaket akan dilakukan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

“Tetapi nanti, setelah disematkan jaket itu dan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum,” ujar Bestari.

Mantan Politikus Partai NasDem itu menekankan, penyematan jaket tersebut akan memperjelas status politik Jokowi ke depan.

“Itu menjadi permakluman publik sebesar-besarnya bahwa Pak Jokowi sudah bersama PSI dan tidak lagi bersama PDI,” jelas Bestari.

Kendati begitu, Bestari tidak memberikan informasi terkait kapan dan di mana penyematan jaket Dewan Pembina DPP PSI dilaksanakan.

“Menyesuaikan dengan waktu dan tempat nanti di mana Ketua Umum yang akan menyematkan secara simbolis, dimulainya efektifnya beliau nanti Pak Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina,” pungkas Bestari.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor