x

Iran Kecam Peran Media Barat dalam Menutupi Kejahatan AS dan Israel di Gaza

waktu baca 2 menit
Sabtu, 2 Mei 2026 21:07 20 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengecam peran media arus utama Barat yang secara aktif memfasilitasi dan membenarkan genosida Israel di Gaza, Palestina.

Hal itu disampaikan Baghaei dalam sebuah unggahan platform di media sosial X miliknya, pada Sabtu (2/5/2026).

Baghaei mengatakan, sebagaimana fakta yang terungkap dalam buku ‘How to Sell a Genocide’ sebuah karya Adam Johnson, dijelaskan bahwa media-media Barat terus membenarkan kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan rezim Zionis Israel di kawasan, khususnya Palestina.

“‘How to Sell a Genocide’, mengungkap fakta bahwa media arus utama Barat tidak hanya menunjukkan bias yang biasa mereka miliki, tetapi secara aktif memungkinkan dan membenarkan kekejaman massal,” tulis Baghaei dengan menyertakan cover buku tersebut.

Dalam buku itu kata Bagahei, dijelaskan bahwa media-media arus utama Barat tak pernah berhenti menutupi kekejaman dan kejahatan yang dilakukan oleh Amerika dan Israel.

“Melalui bahasa yang dirancang dengan cermat, pembingkaian yang manipulatif, dan penguatan tanpa henti terhadap narasi resmi Israel dan Amerika, mereka membersihkan kengerian, meremehkan penderitaan manusia, dan menutupi kekejaman Israel di Gaza, sambil berlindung di balik kedok kosong ‘jurnalisme profesional’,” pungkasnya.

Melansir kantor berita Press TV, sejak deklarasi gencatan senjata antara Israel dan gerakan perlawanan Palestina Hamas pada 11 Oktober 2025, rezim pendudukan telah menewaskan 823 orang di Gaza dan melukai 2.308 lainnya.

Serangan dan pemboman yang tidak manusiawi dan brutal oleh rezim terhadap Gaza juga telah menyebabkan kerusakan dan kehancuran yang meluas, dengan perkiraan awal internasional memperkirakan biaya rekonstruksi sekitar $71,4 miliar, di mana $26,3 miliar harus diperoleh dalam 18 bulan pertama.

Sistem layanan kesehatan Gaza, yang telah hancur akibat serangan Israel, membutuhkan lebih dari 10 miliar dolar AS dalam bentuk pendanaan dan lebih dari lima tahun untuk pembangunan kembali.

Selain itu, lebih dari 371.000 unit rumah di Gaza telah rusak, dan ekonomi kawasan tersebut telah menyusut sebesar 84%, yang menunjukkan keruntuhan yang meluas dalam siklus produksi, lapangan kerja, dan investasi.

Sejak 7 Oktober 2023, ketika rezim Israel melancarkan perang genosida di Gaza, setidaknya 72.599 warga Palestina telah tewas di wilayah pesisir tersebut dan 172.411 lainnya terluka, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x