x

Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Jadi Titik Balik Pemerataan Akses Digital Nasional

waktu baca 3 menit
Rabu, 27 Mei 2026 17:00 35 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Layanan internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu per bulan dapat menjadi titik balik pemerataan akses digital nasional sekaligus menjawab persoalan biaya internet bagi masyarakat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam kualitas layanan internet nasional, meski cakupan jaringan telah menjangkau sebagian besar wilayah berpenduduk.

“Jaringan telekomunikasi kita sudah meng-cover 97 persen wilayah yang didiami di Nusantara. Dari sisi lanskap sudah baik, tetapi kualitas internet kita masih harus ditingkatkan,” ujar Wamen Nezar dalam Grand Launching Ceremony Internet Rakyat di Jakarta Barat, Selasa (26/05/2026).

Menurut Wamen Nezar, tantangan utama saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan perluasan cakupan jaringan, tetapi juga menyangkut kualitas layanan dan keterjangkauan harga internet bagi masyarakat.

Pemerintah menilai kebutuhan terhadap akses internet cepat dan stabil semakin mendesak seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, layanan publik, kesehatan hingga ekonomi digital.

Wamen Nezar menegaskan kehadiran layanan internet dengan kecepatan tinggi dan harga terjangkau dapat menjadi solusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang digital yang produktif.

Ia menyebut inisiatif seperti Internet Rakyat menjadi langkah penting untuk menjembatani kesenjangan digital yang masih terjadi di berbagai daerah.

“Kalau kita bisa menyediakan internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu, ini akan menjadi game changer. Ini bukan hanya soal koneksi internet, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan akses digital yang lebih setara,” tegasnya.

Menurut Wamen Nezar, transformasi digital nasional membutuhkan dukungan infrastruktur yang inklusif agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara merata.

Pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang digital untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

“Kita ingin akses digital ini semakin inklusif. Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal hanya karena tidak mampu mengakses internet yang berkualitas,” ujarnya.

Wamen Nezar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, penyedia layanan telekomunikasi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat pemerataan konektivitas nasional.

Menurutnya, tantangan geografis Indonesia memerlukan pendekatan inovatif agar layanan internet dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efisien.

Selain memperluas akses, Kementerian Komunikasi dan Digital juga terus mendorong peningkatan kualitas jaringan nasional agar mampu mendukung kebutuhan teknologi masa depan seperti artificial intelligence, layanan cloud, Internet of Things, dan pengembangan ekonomi digital nasional.

“Ke depan kebutuhan bandwidth kita akan semakin besar. Karena itu, kualitas internet dan keterjangkauan harga harus berjalan bersama,” kata Wamen Nezar.

Melalui kolaborasi pemerintah dan industri, Wamen Nezar berharap layanan internet cepat dengan harga terjangkau dapat membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan digital, memperluas peluang usaha, serta memperkuat daya saing Indonesia dalam ekonomi digital global. 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
6 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x
domain