x

DPR Semprot Oknum Polisi yang Diduga Setir Aksi Demo Mahasiswa dengan Uang

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Jun 2026 12:37 50 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, angkat bicara soal dugaan pemberian uang sebesar Rp20 juta oleh oknum polisi kepada sejumlah mahasiswa dalam aksi demonstrasi baru-baru ini.

Dugaan itu terungkap usai mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi Maludin mengaku telah menerima uang tersebut untuk mengalihkan titik demonstrasi dari Istana Presiden ke Gedung DPR/MPR RI.

Menanggapi hal itu, Lalu Hadrian mengecam keras tindakan pihak-pihak yang mencoba menunggangi mahasiswa demi agenda politik praktis atau kepentingan tertentu dengan iming-iming materi.

“Jangan membeli idealisme dan integritas mahasiswa dengan uang. Fase mahasiswa adalah masa mengasah dan meningkatkan intelektualitas, sekaligus memupuk idealisme dan integritas yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan bangsa,” ujar Lalu Hadrian pada Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, jika aksi unjuk rasa sudah disetir oleh uang, maka esensi perjuangan, objektivitas, serta keberpihakan pada rakyat kecil akan luntur seketika.

Terlebih hal ini dapat menggugurkan indetitas mahasiswa yang dianggap sebagai kelompok intelektual yang menjadi penjaga moral dan pengawal demokrasi.

“Mahasiswa harus tetap menjadi kekuatan moral yang independen. Ketika aksi mahasiswa digerakkan oleh kepentingan uang, maka nilai-nilai perjuangan, objektivitas, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat akan tergerus,” tegasnya.

Politisi PKB itu juga berharap mahasiswa tidak mudah tergoda oleh iming-iming materi dalam setiap kegiatan demonstrasi.

Menurutnya, demonstrasi merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat dan kritik terhadap kebijakan publik.

“Saya berharap mahasiswa tetap menjaga marwah gerakan mahasiswa. Jika melakukan demonstrasi, hal itu harus benar-benar dilakukan secara murni untuk menyampaikan kritik, aspirasi, dan masukan kepada pemerintah maupun lembaga negara, bukan karena kepentingan uang atau pihak tertentu,” katanya.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjaga independensi gerakan mahasiswa agar tetap menjadi representasi suara rakyat dan kekuatan intelektual yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan demokrasi di Indonesia.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

14 hours ago
21 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor