x

Anies Baswedan Minta Pemerintah Serius Tangani Kondisi Ekonomi RI

waktu baca 3 menit
Kamis, 21 Mei 2026 07:39 18 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Mantan calon presiden 2024 Anies Rasyid Baswedan menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang dinilainya sedang tidak baik-baik saja. Pernyataan itu disampaikan menyusul pelemahan nilai tukar rupiah yang disebut mencapai titik terendah sepanjang sejarah.

Anies menyampaikan pandangannya melalui akun X pribadinya yang dikutip pada Kamis (21/5/2026). Ia menilai situasi ekonomi saat ini berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat luas.

“Saya mengikuti dengan saksama apa yang sedang terjadi di negeri ini, dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja. Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah,” kata Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu mengatakan tantangan ekonomi Indonesia diperkirakan masih akan berlangsung panjang. Menurutnya, situasi geopolitik global yang belum stabil menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai.

Selain faktor geopolitik, Anies juga menyoroti potensi fenomena El Nino yang dinilai dapat memengaruhi ketahanan pangan nasional. Kondisi tersebut dianggap dapat memperberat tekanan ekonomi masyarakat dalam waktu mendatang.

Anies menilai publik dan pelaku pasar saat ini membutuhkan kepastian dari pemerintah. Menurut dia, kepastian menjadi hal penting agar kondisi ekonomi tidak semakin bergejolak.

“Dalam situasi seperti ini, yang paling dibutuhkan pasar dan publik adalah satu hal, kepastian. Bukan ketenangan semu, bukan masalah yang ditaburi gula-gula, tapi kepastian yang lahir dari transparansi dan kejujuran,” ujar Anies.

Ia juga meminta pemerintah memberikan arah kebijakan yang jelas kepada masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan yang terbuka dan konsisten dapat membantu memulihkan kepercayaan pasar.

“Dari arah yang jelas, dari pemerintah yang tahu akan ke mana negeri ini dibawa,” lanjutnya.

Anies menilai pemerintah saat ini belum mampu menghadirkan kepastian tersebut. Ia juga menyinggung adanya respons sejumlah pejabat negara yang dianggap terlalu santai dalam menghadapi situasi ekonomi saat ini.

Menurut dia, kondisi itu membuat pasar menjadi bingung dan memicu investor menahan diri untuk menanamkan modal di Indonesia. Dampaknya, situasi ekonomi dinilai semakin tidak menentu.

Tak hanya itu, Anies juga menilai pemerintah belum memberikan keteladanan kepada masyarakat. Ia menyoroti adanya fokus pemerintah terhadap hal-hal yang dianggap bukan prioritas utama di tengah tekanan ekonomi.

“Peringatan sudah datang dari mana-mana. Dari ekonom dalam negeri, dari lembaga keuangan internasional, dari media-media nasional dan internasional yang mengamati Indonesia. Tidak mungkin mereka semua keliru bersama-sama di saat yang sama,” kata Anies.

Karena itu, Anies meminta pemerintah bersikap lebih terbuka kepada publik terkait kondisi ekonomi nasional. Ia menilai transparansi dan arah kebijakan yang jelas menjadi kunci menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan masyarakat.

“Sampaikan masalah dengan jujur, berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten, pimpin secara solid, ajek, dan dari atas sampai bawah. Itu yang menenangkan pasar dan itu yang akan menenangkan rakyat,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Anies mengajak masyarakat tetap optimistis menghadapi tantangan ekonomi yang ada. Namun ia mengingatkan bahwa situasi sulit ke depan harus dihadapi dengan keseriusan dan keterbukaan.

“Tentu kita tetap harus optimis bahwa kita akan bisa melewati itu semua. Asal kita berjalan dengan mata terbuka, bukan dengan ilusi yang dibuat-buat. Kita pasti bisa, tapi syaratnya satu, serius. Mari kita serius mengurus bangsa ini,” ujar Anies.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x