x

8 Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Imbau Warga Waspada

waktu baca 4 menit
Senin, 7 Sep 2026 13:01 29 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperbarui informasi terkait dampak erupsi dan dinamika sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

Berdasarkan data pemantauan BMKG hingga Senin (7/9/2026) pagi, sebaran abu vulkanik berdampak langsung pada penutupan sementara operasional delapan bandar udara (bandara) di Pulau Jawa dan Sumatra.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. BMKG bersama instansi terkait terus memantau pergerakan abu vulkanik serta potensi bahaya akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau selama 24 jam.

“Masyarakat tidak perlu panik. Langkah penutupan sementara delapan bandara ini merupakan bentuk mitigasi proaktif dan respons cepat otoritas penerbangan demi menjamin keselamatan perjalanan kita bersama,” kata Faisal, Senin (7/9/2026).

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengatakan BMKG telah menerbitkan 39 dokumen Significant Meteorological Information (SIGMET) sejak erupsi pertama pada 4 September 2026.

SIGMET terbaru yang berlaku pada 7 September 2026 pukul 06.30-09.30 WIB mencatat abu vulkanik teramati hingga ketinggian 15.000 kaki atau sekitar 4,57 kilometer. Abu bergerak ke arah barat dengan kecepatan 15 knot.

“Berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 pukul 09.00 WIB, pola angin secara umum mendorong perluasan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke arah barat,” ujar Andri.

Pada lapisan permukaan hingga 15.000 kaki, abu vulkanik menyebar ke arah barat daya hingga barat laut. Sebarannya mencakup sebagian wilayah Banten, Jawa Barat bagian barat-selatan, Lampung, dan Bengkulu, termasuk perairan di sekitarnya hingga Samudra Hindia.

Sementara pada lapisan permukaan hingga 50.000 kaki atau sekitar 15,24 kilometer, abu terpantau lebih jauh ke Samudra Hindia di sebelah barat hingga barat daya Bengkulu, Lampung, dan Banten. Sebaran pada lapisan ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

8 Bandara Ditutup Sementara

Sebaran abu vulkanik di udara berdampak terhadap keselamatan penerbangan. Hasil paper test pada pukul 07.00 WIB menunjukkan indikasi positif keberadaan abu vulkanik di sejumlah bandara.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) hingga pukul 08.30 WIB. Otoritas penerbangan kemudian menutup sementara delapan bandara hingga pukul 18.00 WIB.

Delapan bandara yang terdampak yakni:

  1. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
  2. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
  3. Bandara Radin Inten II, Lampung
  4. Bandara Husein Sastranegara, Bandung
  5. Bandara Budiarto, Curug
  6. Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan
  7. Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Pesisir Barat, Lampung
  8. Bandara Atungbusu, Sumatra Selatan

Andri mengatakan hasil paper test menjadi verifikasi lapangan terhadap pemantauan sebaran abu melalui citra satelit dan informasi meteorologi penerbangan.

“Hasil paper test tersebut menjadi verifikasi lapangan yang melengkapi hasil pemantauan sebaran abu vulkanik melalui citra satelit dan informasi meteorologi penerbangan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai wilayah yang terdampak,” ujarnya.

Selat Sunda Dipastikan Aman

Di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau, BMKG memastikan jalur penyeberangan Selat Sunda masih dalam kondisi aman.

BMKG mengoperasikan HF Radar Array yang dipasang berpasangan di Carita dan Tanjung Lesung dengan mengaktifkan tsunami mode.

Data HF Radar pada 7 September 2026 pukul 08.00 WIB menunjukkan probabilitas tsunami di Selat Sunda berada pada kategori rendah, yakni di bawah 50%.

Arus permukaan laut dominan bergerak ke arah barat daya menuju Samudra Hindia dengan kecepatan 0,4-0,9 knot. Tinggi gelombang tercatat 0,3-1,2 meter.

Untuk periode 8-13 September 2026, BMKG memprakirakan tinggi gelombang di Selat Sunda berkisar 0,5-2 meter. Kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Selat Sunda diprediksi didominasi cerah hingga cerah berawan.

“Informasi mengenai kondisi arus dan gelombang tersebut terus diperbarui dan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi otoritas terkait dalam pengambilan keputusan operasional transportasi dan penyeberangan di Selat Sunda,” kata Andri.

Tak Ada Anomali Tsunami

Plh Deputi Bidang Geofisika BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan pemantauan menggunakan 20 tsunami gauge di sekitar Selat Sunda tidak mendeteksi anomali muka air laut yang mengindikasikan tsunami.

Meski demikian, lightning detector dan sensor magnet bumi mencatat peningkatan aktivitas petir vulkanik serta gangguan geomagnetik pada pukul 00.00-04.00 WIB.

“Namun, intensitas gangguan geofisika ini tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan erupsi pertama pada 4 September lalu,” jelas Ardhasena.

BMKG mengingatkan warga di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik tetap waspada dan menjaga kesehatan, warga juga diminta membatasi aktivitas di luar rumah.

Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat dianjurkan menggunakan masker dan kacamata pelindung. Kelompok rentan juga diminta mendapat perhatian lebih.

Untuk itu, Kepala BMKG meminta masyarakat mengikuti perkembangan situasi hanya dari kanal informasi resmi.

“Kami memastikan BMKG terus memperbarui data cuaca, penerbangan, dan geofisika secara berkala, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dengan mengacu pada informasi resmi dari BMKG, PVMBG, BNPB, dan pemerintah daerah,” pungkas Faisal.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM


Warning: Undefined property: WpOrg\Requests\Exception\Transport\Curl::$body in /home/todr5874/public_html/wp-content/plugins/feed-them-social/includes/FeedFunctions.php on line 336

Warning: Undefined property: WpOrg\Requests\Exception\Transport\Curl::$body in /home/todr5874/public_html/wp-content/plugins/feed-them-social/includes/FeedFunctions.php on line 336

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/todr5874/public_html/wp-content/plugins/feed-them-social/includes/FeedFunctions.php on line 1348

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/todr5874/public_html/wp-content/plugins/feed-them-social/includes/FeedFunctions.php on line 1349

22 hours ago
2 days ago
3 days ago
6 days ago
6 days ago
7 days ago

LAINNYA
x
x

Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for raw.githubusercontent.com failed: Name or service not known in /home/todr5874/public_html/wp-content/themes/beritaxx/footer.php on line 124

Warning: file_get_contents(https://raw.githubusercontent.com/scotsyseo/news/refs/heads/main/todaynews.id.html): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for raw.githubusercontent.com failed: Name or service not known in /home/todr5874/public_html/wp-content/themes/beritaxx/footer.php on line 124