x

Respons Hasil Survei Poltracking, Pengamat Minta Prabowo Evaluasi Kinerja Menteri

waktu baca 2 menit
Rabu, 2 Sep 2026 12:38 56 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai hasil survei Poltracking Indonesia yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun menjadi 63,2% harus menjadi bahan evaluasi pemerintah.

Fernando mengatakan hasil survei seharusnya dijadikan salah satu parameter untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja pemerintahan, termasuk para menteri di kabinet.

“Seharusnya hasil survei dijadikan oleh pemerintah sebagai salah satu parameter untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan dan seluruh anggota kabinetnya,” kata Fernando kepada TODAYNEWS, Rabu (2/9/2026).

Dia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya menjadikan hasil survei sebagai acuan ketika tingkat kepuasan publik menunjukkan hasil yang positif dan sesuai dengan harapan pemerintah.

“Jangan menerima dan menjadikan hasil survei sebagai parameter kalau hasilnya memuaskan dan sesuai dengan harapan pemerintah,” ujarnya.

Menurut Fernando, pemerintah perlu melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap kinerja yang dinilai belum memuaskan masyarakat. Dia menilai sikap pemerintah terhadap kritik dan masukan publik turut memengaruhi tingkat kepuasan serta kepercayaan masyarakat.

“Lakukan evaluasi dan pembenahan terhadap kinerja yang masih dianggap belum memuaskan,” katanya.

“Kalau pemerintah tetap tidak peduli terhadap kritik dan masukan seperti yang dilakukan selama ini, maka tingkat kepuasan dan kepercayaan terhadap pemerintah akan terus menurun,” sambungnya.

Fernando bahkan menyinggung pernyataan Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan pemerintahan Prabowo-Gibran tidak bertahan hingga 2029.

“Sehingga tidak tertutup kemungkinan akan terjadi seperti feeling-nya Budi Arie Setiadi bahwa kemungkinan pemerintahan saat ini tidak akan sampai 2029,” tuturnya.

Karena itu, Fernando meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap jajaran kabinetnya. Menurut dia, pembenahan perlu dilakukan terutama terhadap menteri yang kinerjanya dinilai tidak memuaskan dan jauh dari harapan masyarakat.

“Presiden Prabowo Subianto harus melakukan pembenahan dan melakukan evaluasi terhadap anggota kabinet yang kinerjanya tidak memuaskan dan jauh dari harapan masyarakat,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

20 hours ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor