x

KAI Pastikan Perjalanan Kereta Normal Pascagempa Pangandaran

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Agu 2026 12:25 57 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memastikan perjalanan kereta api kembali beroperasi normal setelah pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian akibat gempa bumi Pangandaran, Kamis (6/8) malam. Meski demikian, sejumlah kereta sempat mengalami keterlambatan antara 9 hingga 60 menit.

Daop 2 Bandung menyatakan seluruh jaringan prasarana perkeretaapian dalam kondisi aman. Pemeriksaan terperinci dilakukan petugas di sepanjang jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, hingga sistem persinyalan. Hasil inspeksi memastikan tidak ditemukan kerusakan struktural maupun gangguan pada infrastruktur operasional.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Kamis, menegaskan penghentian sementara perjalanan atau (berhenti luar biasa) yang diberlakukan pada Rabu (5/8) malam merupakan prosedur standar keselamatan yang wajib dijalankan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah gempa terjadi, seluruh petugas prasarana bergerak cepat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh aset operasional. Hasilnya, seluruh prasarana baik itu jalur rel, jembatan, dan terowongan maupun infrastruktur operasional KA dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, perjalanan kereta api kemudian dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Respons cepat petugas di lapangan juga berhasil menekan dampak gangguan terhadap perjalanan kereta api. Keterlambatan jadwal dapat diminimalkan dalam rentang 9 hingga 60 menit.

Sebanyak delapan perjalanan kereta api tercatat sempat tertahan, dengan perincian durasi keterlambatan sebagai berikut:

KA (306) Parcel Selatan mengalami keterlambatan 9 menit.

KA (292) Kutojaya Selatan mengalami keterlambatan 22 menit.

KA (PLB 287A) Serayu mengalami keterlambatan 24 menit.

KA (PLB 80B) Lodaya mengalami keterlambatan 26 menit.

KA (72) Mutiara Selatan mengalami keterlambatan 29 menit.

KA (274) Kahuripan mengalami keterlambatan 29 menit.

KA (350) Commuter Line Garut mengalami keterlambatan 38 menit.

KA (300) Cikuray mengalami keterlambatan paling lama, yakni 60 menit.

Atas penyesuaian operasional tersebut, manajemen KAI Daop 2 Bandung mengapresiasi kesabaran para pengguna jasa sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab KAI dalam memastikan seluruh prasarana benar-benar aman sebelum kereta api kembali dijalankan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api tidak dapat ditawar,” ucap Kuswardojo.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

42 minutes ago
12 hours ago
2 days ago
5 days ago
5 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor