x

Prabowo Bersih-bersih BUMN, Ratusan Perusahaan Pelat Merah Dipangkas

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 09:20 48 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan penataan dan pemangkasan terhadap jumlah serta tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Langkah ini diambil demi menciptakan efisiensi yang lebih tinggi di lingkungan perusahaan plat merah.

Menurut Prabowo, perusahaan negara harus memiliki struktur yang rasional dan tidak terbebani oleh biaya-biaya yang tidak produktif. terbebani oleh biaya yang tidak produktif.

“Dari seribu lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300 lah atau ujungnya nanti 250,” kata Prabowo, mengutip Selasa (30/6/2026).

Prabowo menilai penyederhanaan dan efisiensi ini sangat diperlukan agar anggaran negara dapat dialokasikan secara lebih produktif untuk kepentingan masyarakat luas.

Pemerintah, kata Prabowo, ingin memastikan BUMN benar-benar menjadi instrumen pembangunan nasional.

Ia juga menyoroti besarnya biaya operasional (overhead) dari banyaknya jumlah BUMN yang ada selama ini, terutama untuk menggaji jajaran direksi dan komisaris yang dinilai tidak sebanding dengan keuntungan perusahaan.

“Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup, 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5, 750 komisaris kali 10. Overhead-nya kayak apa? Gajinya kayak apa? Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung hanya bayar overhead,” tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menargetkan proses pembenahan BUMN dapat segera diselesaikan sehingga perusahaan negara mampu bekerja lebih profesional dan transparan.

“Kita mau sekarang rasional, efisien. Dan ini kita buktikan, dan ini kita lakukan, saya minta dalam tahun ini harus selesai. Jadi dalam 2 tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor