Neymar mengikuti sesi latihan bersama Timnas Brasil. (IG/neymarjr) TODAYNEWS.ID — Timnas Brasil mendapat kabar positif jelang laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026 melawan Skotlandia. Pelatih Carlo Ancelotti memastikan Neymar Junior telah pulih dari cedera dan siap kembali memperkuat Selecao.
Neymar sebelumnya absen dalam dua pertandingan awal fase grup karena mengalami cedera. Kini, pemain bintang Brasil tersebut telah kembali berlatih bersama rekan-rekannya dan dinyatakan siap tampil.
Ancelotti menyebut kondisi fisik Neymar sudah berada dalam level yang baik. Kehadiran sang penyerang dinilai menjadi tambahan penting bagi skuad Brasil dalam menghadapi pertandingan krusial.
“Dia tersedia, dia sudah berlatih dengan sangat baik pekan ini, dia bugar, dan siap diturunkan. Kami sangat senang bisa memilikinya kembali karena ia adalah pemain berkualitas tinggi,” ungkap Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu menegaskan Neymar memiliki kesiapan untuk bermain penuh maupun tampil dalam durasi terbatas. Keputusan mengenai menit bermain akan disesuaikan dengan kebutuhan tim dalam pertandingan.
“Dia bisa bermain selama 45 menit atau 90 menit. Kondisinya sangat baik, dia bekerja sangat keras jadi dia siap untuk bermain,” tegasnya.
Ancelotti juga memberikan apresiasi terhadap sikap profesional yang ditunjukkan Neymar selama menjalani masa pemulihan. Menurutnya, pemain berpengalaman tersebut tetap menjaga semangat dan fokus mendukung tim.
Selama absen, Neymar disebut tidak pernah mengeluhkan kondisinya. Ia tetap aktif mengikuti proses latihan serta memberikan dukungan kepada rekan-rekannya dari pinggir lapangan.
“Sikapnya sangat bagus, semangatnya juga bagus, dia adalah pemain yang bagus dan rekan yang baik, dia sangat serius dan kami ingin membiarkannya bermain secepat mungkin. Dia memiliki pengalaman yang kaya dan pengetahuan yang luas,” pungkasnya.
Kembalinya Neymar terjadi saat Brasil masih berupaya menunjukkan performa terbaiknya di Piala Dunia 2026. Meski berstatus salah satu unggulan, penampilan Selecao sejauh ini belum sepenuhnya mencerminkan dominasi yang selama ini melekat pada tim lima kali juara dunia tersebut.
Dalam pertandingan kedua Grup C, Brasil memang menang meyakinkan 3-0 atas Haiti. Namun, statistik pertandingan menunjukkan Haiti mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit.
Brasil mencatatkan tujuh peluang dengan empat tembakan tepat sasaran. Di sisi lain, Haiti juga menghasilkan tujuh peluang dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Bahkan, Haiti unggul dalam jumlah penetrasi ke sepertiga akhir lapangan dengan catatan 50 kali dibandingkan 44 milik Brasil.
Meski demikian, Brasil tetap difavoritkan saat menghadapi Skotlandia yang membutuhkan tambahan minimal satu poin untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Di atas kertas, kekuatan dan pengalaman Brasil masih berada jauh di atas Skotlandia yang sebelumnya kalah 0-1 dari Maroko dan gagal menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran dalam laga tersebut.