Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko. (Foto: Istimewa) TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko menilai, proyek Sekolah Rakyat masih terjadi ketidaksinkronan. Karena itu, perlu adanya langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah.
“Kami melihat masih terdapat deviasi pekerjaan yang perlu segera dimitigasi,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).
Sudjatmiko menyoroti progres pembangunan, potensi deviasi biaya, hingga kualitas fasilitas digunakan siswa.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Maka dari itu, kata dia, perencanaan pembangunan Sekolah Rakyat harus direncanakan secara matang dan komprehensif.
“Jangan sampai persoalan teknis dan manajemen pelaksanaan justru menghambat program yang sangat mulia ini,” ujarnya.
Dia mendorong agar proyek Sekolah Rakyat dilakukan prmgawasan secara ketat.
“Saya mendorong dilakukan review desain secara menyeluruh agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih efisien dan tepat waktu,” ujar Sudjatmiko.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, bahwa pemerintahannya agar memperbaiki seluruh sekolah di Indonesia.
“Kita bertekad untuk memperbaiki seluruh sekolah Indonesia untuk anak-anak rakyat kita. Kita bertekad semua anaknya orang yang paling lemah bisa sekolah dengan baik,” kata Presiden, Sabtu (13/6/2026).
Presiden Prabowo menambahkan, pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat di sejumlah daerah agar anak-anak Indonesia dapat bersekolah.
“Kita bangun Sekolah Rakyat. Kalau tidak salah di Tuban sudah ada sekolah rakyat. Akan kita tingkatkan jumlahnya dan kemampuannya,” kata Presiden Prabowo.