x

Kemenperin Turunkan Tim Wasdal Usai Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Mei 2026 16:01 23 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bergerak cepat merespons insiden ledakan pipa steam reactor milik PT Merak Chemical Indonesia (MCCI), perusahaan penghasil purified terephthalic acid (PTA) di Cilegon, Banten, dengan menerjunkan tim pengawasan dan pengendalian (wasdal) ke lokasi.

“Bapak Menteri Perindustrian memberikan perhatian terhadap insiden tersebut dan langsung instruksikan jajaran teknis turun ke lapangan melakukan pengawasan, koordinasi, serta memastikan kondisi operasional industri dan keselamatan pekerja serta masyarakat di sekitar lokasi agar dapat segera ditangani secara optimal,” kata Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, langkah cepat tersebut merupakan instruksi langsung Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) serta Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII).

Instruksi tersebut, lanjutnya, ditujukan untuk memastikan penanganan pascainsiden berjalan cepat, tepat, dan sesuai prosedur keselamatan industri sebagaimana amanat Permenperin 19/2019 dan Permenperin 25/2021.

Ia menambahkan, Tim Wasdal Kemenperin diterjunkan untuk berkoordinasi dengan manajemen perusahaan, aparat terkait, serta pemerintah daerah guna melakukan identifikasi awal terhadap penyebab insiden, sekaligus memastikan langkah mitigasi berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan industri kimia.

Kemenperin menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja dan keamanan operasional industri menjadi prioritas utama dalam pengembangan sektor manufaktur nasional, terutama pada industri kimia yang memiliki tingkat risiko operasional tinggi.

Selain melakukan pengawasan terhadap penanganan insiden, Kemenperin juga meminta perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan proses produksi, kelayakan peralatan industri, serta penerapan standar keselamatan dan keamanan yang lebih ketat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku industri agar terus meningkatkan disiplin operasional, penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), serta preventive maintenance terhadap fasilitas produksi guna meminimalkan potensi gangguan maupun kecelakaan industri,” lanjut Febri.

Pihaknya, kata dia, memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan insiden hingga kondisi operasional dinyatakan aman dan stabil.

Di sisi lain, koordinasi lintas kementerian/lembaga bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah juga terus dilakukan untuk mendukung proses investigasi serta pemulihan operasional industri secara bertahap.

Sebelumnya, manajemen PT Merak Chemicals Indonesia memulangkan seluruh karyawannya sebagai bagian dari langkah pengamanan standar pascainsiden ledakan yang terjadi di area pabrik kimia di Kota Cilegon pada Senin (25/5) sekitar pukul 12.30 WIB.

Public Relations PT Merak Chemicals Indonesia, Dimas Saputra, di Kota Cilegon, Senin (25/5), membenarkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan pekerja serta warga sekitar menjadi prioritas utama perusahaan.

“Menyangkut dampak keselamatan pekerja, saya belum menerima data mengenai adanya korban luka. Namun, sebagai langkah pengamanan, seluruh karyawan di area pabrik tadi sudah dipulangkan,” kata Dimas.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
4 days ago
5 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x
domain