Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. TODAYNEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian nasional di pada kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan kinerja positif.
Airlangga mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai angka 5,61 persen, merupakan salah satu tertinggi di antara negara-negara G20.
“Jadi kita di atas Cina, di atas Singapura, Korea Selatan, Arab, bahkan Amerika. Dan pertumbuhan ini di atas daripada ekspektasi dari berbagai lembaga yang biasanya mereka rata-rata di angka 5,2,” ujar Airlangga di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026).
Airlangga menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang sama-sama menunjukkan peningkatan signifikan, serta kinerja ekspor dan impor yang tetap positif.
Berbagai sektor lapangan usaha juga tercatat mengalami pertumbuhan yang baik.
“Dari segi ekspor dan impor juga positif. Dari segi lapangan usaha, sektor industri, sektor perdagangan, sektor administrasi pemerintahan, jasa lainnya, dan juga transportasi pergudangan, pertanian dan konstruksi juga berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Dari sisi indikator makroekonomi, pemerintah mencatat sejumlah capaian yang menunjukkan stabilitas ekonomi yang terjaga. Inflasi berhasil ditekan, kepercayaan konsumen tetap tinggi, serta neraca perdagangan terus mencatatkan surplus.
“Kalau secara indikator makro, ini inflasi juga berhasil ditekan di 2,42 persen, turun dari 3,48 persen di periode yang lalu, di bulan Maret,” ujar Menko Airlangga.
“Kemudian credit growth di 9,49 persen, dana pihak ketiga berarti trust dari masyarakat tinggi 13,55 persen,” paparnya.