x

Indonesia Gagal Juara, Thailand Bungkam Garuda di Final AFF Futsal 2026

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Apr 2026 07:00 27 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Timnas Futsal Indonesia harus puas sebagai runner-up setelah kalah 1-2 dari Thailand pada final Piala AFF Futsal 2026, dalam laga ketat yang ditentukan oleh efektivitas tuan rumah memanfaatkan peluang.

Kekalahan ini terjadi setelah Indonesia sempat unggul lebih dulu, namun gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

Pertandingan yang berlangsung di Gimnasium Nonthaburi, Thailand, Minggu (12/4/2026) malam, langsung berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim menunjukkan intensitas permainan khas laga final dengan tekanan dan disiplin tinggi.

Indonesia tampil agresif sejak awal pertandingan dengan mencoba menekan pertahanan Thailand. Serangan demi serangan dibangun melalui Andarias Kareth dan Dewa Rizki untuk membuka peluang.

Di sisi lain, Thailand memilih pendekatan berbeda dengan bermain lebih sabar. Tuan rumah tidak terburu-buru dan mengandalkan serangan balik cepat serta tembakan spekulatif untuk mengancam pertahanan Garuda.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-16 ketika Indonesia berhasil mencetak gol pembuka. Andres Dwi mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan terukur yang membawa Garuda unggul 1-0.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Thailand meningkatkan agresivitas permainan. Tekanan yang diberikan membuat Indonesia melakukan pelanggaran hingga mencapai batas maksimal.

Situasi itu dimanfaatkan Thailand setelah Indonesia melakukan lima pelanggaran yang berujung second penalty. Momentum ini menjadi titik balik bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.

Itthica Praphaphan sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo dengan tenang. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan menutup jalannya babak pertama.

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain konsisten dengan kehati-hatian tinggi. Jual beli serangan terus terjadi sehingga pertandingan semakin sengit.

Thailand kembali menunjukkan dominasi dengan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan untuk mencari celah di lini pertahanan Indonesia.

Upaya tersebut membuahkan hasil saat pertandingan menyisakan sembilan menit. Panut Kittipanuwong mencetak gol melalui tendangan keras jarak jauh yang membawa Thailand berbalik unggul 2-1.

Tertinggal satu gol, Indonesia mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Hector Souto mengambil langkah berani dengan menerapkan power play.

Guntur Sulistyo ditunjuk sebagai kiper terbang untuk menambah daya gedor. Namun hingga peluit akhir dibunyikan, Indonesia gagal mencetak gol penyeimbang dan harus mengakui keunggulan Thailand.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x