x

Omset UMKM di IKN Meningkat Selama Libur Lebaran

waktu baca 3 menit
Sabtu, 28 Mar 2026 22:01 27 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Omset usaha pelaku kecil dan menengah (UMKM) di Ibu Kota Nusantara (IKN) melonjak tajam hingga mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per hari selama libur Idul Fitri 2026. Peningkatan ini didorong oleh tingginya jumlah pengunjung yang mencapai ribuan orang setiap harinya.

“Kunjungan masyarakat untuk melihat langsung hasil pembangunan IKN tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan ekonomi bagi pelaku UMKM,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw di Nusantara, Sabtu.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa tingginya kunjungan wisatawan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) serta area sekitar IKN terbukti mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat lokal. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga tenaga kerja hingga subsektor terkait lainnya.

Sejumlah pelaku UMKM pun mengakui adanya lonjakan omset selama periode libur Lebaran. Nita, pelaku usaha di Café Sepaku Empat, mengungkapkan bahwa aktivitas penjualannya meningkat signifikan terutama pada hari-hari awal Lebaran.

“Awalnya omset sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omset meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujar Nita.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa makanan tradisional ala Jepang seperti mochi menjadi produk paling diminati. Meskipun proses pembuatannya memerlukan waktu cukup lama, penjualannya justru berlangsung cepat, terutama karena digemari oleh kalangan anak-anak dan remaja.

Di sisi lain, Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” yang membuka gerai di area Plaza Seremoni, juga mencatat peningkatan penjualan dengan omset berkisar antara Rp10 juta hingga Rp12 juta per hari.

Kemudian, Dina sebagai pelaku UMKM suvenir Nusantara mengungkapkan bahwa omset yang diperoleh meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Peningkatan ini terutama berasal dari tingginya penjualan baju khas Nusantara.

Sementara itu, di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto mengatakan bahwa peningkatan omset sangat terasa saat momen libur Lebaran maupun ketika ada kegiatan tertentu di kawasan IKN.

“Misalnya, saat libur seperti ini atau ketika ada kegiatan tertentu, omset kami bisa tembus antara Rp10 juta hingga Rp15 juta. Tapi jika tidak ada momen libur atau tidak ada kegiatan di IKN, rata-rata di kisaran Rp2 juta atau Rp3 juta per hari,” ujar Ichi.

Tidak kalah menarik, Sri Mus Mulyawati dari D’sweet Nusantara menyampaikan bahwa bakwan malang menjadi menu favorit yang paling banyak dicari pengunjung.

“Rasa bakwan ini bikin kangen pengunjung. Itu testimoni pengunjung sendiri yang disampaikan ke saya. Katanya kalau ke IKN, itu ingatnya Bakwan Malang D’sweet Nusantara,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama libur Lebaran, omset yang diperoleh bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta per hari. Banyak pengunjung yang kembali datang karena mengingat cita rasa khas dari menu tersebut.

Selain faktor produk, akses menuju kawasan IKN juga menjadi salah satu penentu meningkatnya jumlah kunjungan. Pembukaan akses jalan selama periode libur Lebaran memberikan pengaruh besar terhadap tingginya arus wisatawan yang datang.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

8 hours ago
8 hours ago
2 days ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x