Ilustrasi KPK. Foto: Dok KPK TODAYNEWS.ID — Menteri Perhubungan periode 2019–2024, Budi Karya Sumadi, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan sebagai saksi.
Pemeriksaan tersebut terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Pemeriksaan terhadap Budi Karya dilakukan di Kantor BPKP Jawa Tengah. Lokasi tersebut dipilih karena perkara dugaan korupsi DJKA memiliki locus awal di wilayah Jawa Tengah.
Kuasa hukum Budi Karya Sumadi, Tri Hartanto, membenarkan kliennya hadir memenuhi panggilan penyidik. Ia menyebut kehadiran tersebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap proses hukum.
Tri menegaskan bahwa kliennya datang sesuai jadwal yang telah ditetapkan penyidik KPK. Kehadiran itu dilakukan untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.
“Kami memenuhi undangan tersebut,” ujarnya.
Kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian menjadi salah satu perkara yang tengah disidik KPK. Proses pemeriksaan saksi dilakukan di wilayah Jawa Tengah karena berkaitan dengan lokasi awal perkara.
KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi lainnya pada waktu yang sama. Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses pengumpulan keterangan dalam penyidikan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan pemeriksaan Budi Karya dilaksanakan di Semarang bersamaan dengan saksi lain. Penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan agar dapat dilakukan secara bersamaan.
“Ya, saksi BKS dilakukan pemeriksaan di Semarang jadi ini penjadwalan ulang di mana penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi lainnya yaitu Saudara AN dari PT IPA,” kata Budi.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan PT IPA sebagai tersangka korporasi. Penetapan tersebut menjadi bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di DJKA.
Pemeriksaan sejumlah saksi di lokasi yang sama dinilai dapat membuat proses penyidikan berjalan lebih efektif. Penyidik dapat menggali keterangan dari berbagai pihak secara lebih terkoordinasi.
KPK menilai keterangan para saksi penting untuk mengungkap perkara tersebut. Informasi yang diberikan diharapkan membantu memperjelas rangkaian peristiwa dalam kasus ini.
“Ya tentu esensinya adalah keterangan dari yang bersangkutan sehingga dapat membantu proses penyidikan perkara ini,” kata Budi.
Penyidik KPK masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait. Proses tersebut dilakukan untuk memperkuat pembuktian dalam penyidikan dugaan korupsi di DJKA Kementerian Perhubungan.