x

P2MI Terima Penghargaan dari Ombudsman RI, Raih Zona Hijau dengan Skor 88,74

waktu baca 3 menit
Jumat, 6 Feb 2026 19:20 26 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) resmi menerima Penghargaan dari Ombudsman atas Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 dengan kategori Kualitas Tertinggi (Zona Hijau). Capaian ini menjadi penegasan bahwa reformasi layanan yang dijalankan kementerian berada di jalur yang tepat.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya didampingi Kepala Biro AP4, Syahrul Bayan, dan Kepala Keasistenan Manajemen Pengetahuan, Aat Sugihartati, kepada Menteri P2MI Mukhtarudin di Kantor KP2MI Jakarta, Jumat 6 Februari 2026.

Dedikasi untuk Seluruh Pegawai

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar simbol, melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kementerian dalam menghadirkan pelayanan administrasi yang transparan dan akuntabel bagi masyarakat.

“Penghargaan ini adalah penghargaan untuk seluruh pegawai kita yang ada di Kementerian P2MI. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman RI, sehingga pelayanan publik tahun 2025 dikategorikan mendapat nilai yang bagus,” ujar Mukhtarudin.

Ia juga menambahkan bahwa Kementerian P2MI pada hakikatnya merupakan kementerian pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama para pencari kerja yang ingin bekerja di luar negeri.

Fokus pada Edukasi Calon Pekerja

Salah satu poin penting yang ditekankan Mukhtarudin adalah transformasi layanan pada tahap pra-penempatan. Ia mengusung pendekatan baru yang menitikberatkan pada pembelajaran dan peningkatan kompetensi calon pekerja migran.

“Konsep saya sekarang adalah bagaimana pelayanan kita kepada calon pekerja, terutama dalam pembelajaran,” beber Mukhtarudin.

Dengan pendekatan tersebut, para pekerja migran diharapkan memiliki bekal kompetensi serta pemahaman regulasi yang kuat sebelum berangkat ke luar negeri, sehingga risiko permasalahan dapat ditekan sejak awal.

Evaluasi Strategis dan Wajah Negara

Lebih jauh, Mukhtarudin memandang opini dari Ombudsman RI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan indikator risiko maladministrasi sekaligus cermin kedewasaan tata kelola birokrasi.

Ia mengingatkan bahwa kualitas pelayanan publik adalah “wajah negara” di hadapan rakyat.

“Kementerian P2MI berkomitmen menjadikan Opini Ombudsman RI sebagai bahan evaluasi strategis pimpinan untuk terus menjaga martabat, keselamatan, dan masa depan para pekerja migran,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Anggota Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya mengungkapkan bahwa Kementerian P2MI berhasil meraih nilai 88,74. Angka ini menempatkan kementerian dalam kelompok institusi dengan kualitas pelayanan terbaik serta bebas dari maladministrasi.

Dadan menjelaskan bahwa metode penilaian kini telah berkembang dari sekadar kepatuhan administratif menjadi Opini Kinerja Pelayanan Publik yang lebih komprehensif.

“Pendekatan ini lebih komprehensif, mencakup aspek input, proses, output, hingga penanganan pengaduan. Ini sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun model opini yang setara dengan audit kinerja BPK,” jelas Dadan.

Selain itu, Ombudsman memberikan apresiasi atas tingkat kepatuhan Kementerian P2MI dalam menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan tindakan korektif. Terkait jumlah aduan, Dadan menegaskan bahwa tingginya laporan bukan berarti kinerja buruk.

“Tingginya aduan justru menunjukkan kepercayaan publik yang besar. Yang terpenting adalah bagaimana aduan tersebut ditangani secara transparan dan tuntas,” imbuh Dadan.

Rekomendasi ke Depan

Ombudsman RI memberikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya pemberian apresiasi bagi unit kerja berprestasi, pembinaan intensif bagi unit yang memerlukan peningkatan kualitas, serta menjaga konsistensi dalam menindaklanjuti rekomendasi pengawasan secara berkelanjutan.

Pertemuan tersebut akhirnya ditutup dengan komitmen bersama untuk mewujudkan visi “Migran Aman, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju” melalui birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

13 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x