x

Apa Itu Fenomena MiracleIn di Bulan Februari? Momen Langka yang Disebut Tidak Akan Pernah Ditemui Lagi Seumur Hidup

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Jan 2026 13:27 461 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Jagat maya belakangan dihebohkan dengan fenomena MiracleIn, sebuah fenomena penetapan tanggal dan hari yang sangat langka dan hanya terjadi di bulan Februari.

Dimana pada Februari 2026 ini, jumlah hari Minggu genap 4 kali. Susunan hari itu sangat presisi dan simetris, sebuah keteraturan matematis yang jarang sekali terjadi dalam sistem penanggalan manusia.

Fenomena ini tentu saja mengundang sorotan para pemerhati kalender dan masyarakat umum. Dimana momen ini menjadi momen yang sangat langka dan bersejarah dan disebut tidak akan ditemui lagi seumur hidup.

Untuk mengetahui lebih jauh apa fenomena miracleln, simak artikel di bawah ini.

Mengapa Februari 2026 ini dibilang istimewa?

Jawabannya terletak pada distribusi harinya. Dalam bulan tersebut, setiap hari dalam seminggu muncul dengan frekuensi yang sama persis, yakni 4 Hari Minggu, 4 Hari Senin, 4 Hari Selasa, 4 Hari Rabu, 4 Hari Kamis 4 Hari Jumat, 4 Hari Sabtu.

Tanpa ada hari yang tersisa atau ganjil, Februari 2026 akan membentuk satu blok waktu yang benar-benar genap, dimulai pada hari Minggu dan berakhir tepat pada hari Sabtu di tanggal 28.

Misteri Siklus 823 Tahun

Banyak ahli matematika dan pengamat siklus kalender menyebutkan bahwa kejadian di mana Februari memiliki formasi “serba empat” yang sempurna seperti ini hanya terjadi dalam siklus panjang. Berdasarkan perhitungan data historis, fenomena ini diklaim hanya berulang setiap 823 tahun sekali.

Istilah MiracleIn yang disematkan pada fenomena ini merujuk pada “Miracle in Month” atau keajaiban di dalam bulan tersebut. Kelangkaan ini menjadikannya salah satu anomali kalender yang paling dinantikan, karena secara statistik, manusia yang hidup saat ini tidak akan pernah melihat pengulangan pola yang sama di masa depan.

Mengapa Bisa Terjadi?

Secara teknis, fenomena ini hanya bisa terjadi pada bulan Februari yang bukan merupakan tahun kabisat (memiliki 28 hari). Agar setiap hari berjumlah tepat empat, tanggal 1 Februari harus jatuh pada hari Minggu. Dengan total 28 hari (4 x 7 = 28), maka seluruh siklus mingguan terpenuhi secara merata tanpa ada sisa hari di akhir bulan.

Meskipun terlihat sederhana secara hitungan, pergeseran hari setiap tahunnya membuat kombinasi “Februari 28 hari yang dimulai pada hari Minggu” menjadi momen yang sangat jarang ditemui dalam rentang waktu berabad-abad. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x